TRIBUNNEWS.COM - Kompetisi Liga Spanyol pekan 30 yang digelar pekan ini akan mempertemukan dua tim besar yang mencoba saling mengalahkan.
Atletico Madrid dan Barcelona akan berusaha memetik tiga poin di laga ini yang akan digelar pada Minggu (5/4/2026) pukul 02.00 WIB di Stadion Wanda Metropolitano.
Secara umum, pandangan publik soal Barcelona dan Atletico Madrid akan berbeda 180 derajat.
Baca juga: Bastoni Disarankan Tinggalkan dari Italia, Barcelona Paling Diuntungkan
Taktik yang diusung kedua tim dalam beberapa tahun terakhir bak menjadi antitesis satu sama lain.
Barcelona jelas dikenal melalui tiki taka indah yang pernah menyihir penggemar sepak bola dunia.
Sedangkan Atletico Madrid mencoba memberikan jawaban tak dengan permainan terbuka.
Mereka beberapa kali menumbangkan Barcelona dengan cara menumpuk pemain di area permainan sendiri.
Dengan kata lain, Atletico Madrid akan lebih pasif atau bertahan secara dalam untuk menghilangkan ruang yang bisa diserang lawan.
Ada pernyataan menarik yang dilontarkan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, menjelang pertandingan ini.
Ia meminta publik tak terlalu merepotkan soal taktik apa yang akan dipakai kedua tim.
Di matanya, pertandingan sepak bola tak sepenuhnya soal taktik yang berasal dari sang pelatih.
Penentu eksekusi di lapangan adalah para pemain yang punya andil paling besar.
"Sepak bola adalah soal para pemain, bukan pelatih," kata Simeone dikutip dari Football Espana.
"Barcelona memiliki gaya bermain tersendiri yang dimainkan bersama pelatih mereka saat ini."
"Mereka bermain dengan garis pertahanan tinggi dan menyerang dalam posisi tertentu yang ditujukan untuk memenangi duel."
"Sementara kami memiliki gaya kami sendiri yang kami mainkan selama 14 tahun terakhir."
"Kami akan mencoba untuk terus bersaing dengan mereka," paparnya.
Jika melihat catatan pertemuan, Barcelona jelas lebih unggul dalam beberapa laga terakhir:
Tak hanya itu, Blaugrana juga tengah berada dalam tren impresif dengan delapan laga tanpa kekalahan, termasuk kemenangan tipis 1-0 atas Rayo Vallecano.
Meski tampil tajam dengan torehan 78 gol musim ini, Barcelona memiliki satu kelemahan yang cukup mencolok: seluruh kekalahan mereka di La Liga terjadi saat bermain di laga tandang.
Fakta ini menjadi harapan bagi Atletico Madrid yang dikenal sangat kuat ketika bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Metropolitano.
Faktor kebugaran dan rotasi pemain juga bisa menjadi penentu, mengingat kedua tim akan kembali bertemu dalam waktu dekat di kompetisi Eropa.
Barcelona sedikit lebih diunggulkan berkat konsistensi permainan dan efektivitas lini serang.
Namun, Atletico Madrid tetap memiliki peluang untuk memberikan kejutan, terutama dengan kekuatan mereka saat bermain di kandang.
Pertandingan ini dipastikan menjadi tontonan menarik yang tak hanya menentukan arah persaingan La Liga, tetapi juga memberikan gambaran kekuatan kedua tim jelang duel yang lebih krusial di pentas Liga Champions.
(Tribunnews.com/Guruh/Ali)