Markus Mansnembra Apresiasi Kelompok Doyai Panen Semangka, Tingkatkan Ketahanan Pangan di Biak
Paul Manahara Tambunan April 04, 2026 12:11 PM

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK NUMFOR - Upaya penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Biak Numfor, kembali menunjukkan hasil positif melalui panen bersama semangka yang dilakukan Kelompok Ketahanan Pangan Doyai di Kampung Rim, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. 

Panen bersama ini menjadi contoh nyata pemanfaatan Dana Desa Tahap II Tahun 2025 dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.

Panen semangka tersebut dihadiri langsung Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, bersama Ketua DPRK Biak Numfor, Daniel Rumanasen, Ketua TP-PKK Biak Numfor, Imelda W. Mansnembra, serta anggota DPRK Biak Numfor, Peggy Kafiar. 

Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap inisiatif masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.

Baca juga: Sektor Wisata dan Perikanan Jadi Fokus, Bupati Biak Numfor Apresiasi Dukungan Bank Indonesia

Berdasarkan data yang diterima media Tribun-Papua, program ketahanan pangan yang dijalankan Kelompok “Doyai” difokuskan pada pengembangan tanaman hortikultura, khususnya semangka, dengan tujuan meningkatkan ketersediaan pangan sekaligus menambah pendapatan masyarakat di wilayah tersebut.

Bupati Markus Mansnembra dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Penjabat (Pj) Kepala Kampung Rim dan seluruh masyarakat yang telah berinisiatif menggerakkan program ketahanan pangan secara mandiri. 

Ia menilai, keberhasilan panen ini menunjukkan bahwa dana desa dapat dikelola secara produktif dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan dana desa tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk pertanian. 

Baca juga: Pemkab Biak Numfor Audiensi dengan BI, Bahas Launching Pasar Digital Darfuar dan Championship ETPD 

Ia berharap keberhasilan Kelompok “Doyai” dapat menjadi inspirasi bagi kampung lain di Biak Numfor untuk mengembangkan potensi lokal yang dimiliki.

Kegiatan panen yang berlangsung dalam suasana kebersamaan itu memperlihatkan sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis kampung. 

Para pimpinan daerah bahkan turut memetik semangka langsung dari lahan yang dikelola kelompok sebagai bentuk dukungan moral.

Keberhasilan panen semangka oleh Kelompok Ketahanan Pangan “Doyai” di Kampung Rim diharapkan terus berlanjut dan berkembang, serta menjadi motivasi bagi kelompok masyarakat lainnya untuk memanfaatkan dana desa secara optimal dalam mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Biak Numfor. (*)

 

 

 

  

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.