TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Harga bahan pokok di Pasar Andalas, Kota Gorontalo, masih menunjukkan tren tinggi pasca Lebaran, Sabtu (4/4/2026).
Lonjakan paling mencolok terjadi pada cabai rawit yang kini menembus Rp100 ribu per kilogram, memicu perubahan pola belanja masyarakat.
Pantauan sejak pagi, aktivitas di pasar yang berada di kawasan Kecamatan Sipatana itu tetap ramai.
Warga terlihat memadati lapak pedagang, namun dengan pola yang berbeda, lebih selektif dan berhitung dalam menentukan kebutuhan yang dibeli.
Ridwan Saleh, pedagang beras, menyebut harga beras masih bervariasi tergantung jenisnya.
Baca juga: Data Terbaru! Terungkap, 365 Tentara Amerika Terluka dan 13 Tewas di Konflik Iran
Untuk beras biasa, harga berkisar Rp600 ribu hingga Rp675 ribu per karung. Sementara beras jenis Ciherang dijual Rp11.500 per liter atau sekitar Rp13.000 per kilogram.
“Kalau Membramo Rp12.000 per liter atau Rp14.000 per kilogram, Pulo Rp10.000 per liter atau Rp12.500 per kilogram. Untuk Super Win Rp12.500 per liter atau sekitar Rp14.500 per kilogram,” jelas Ridwan di lapaknya.
Di sisi lain, komoditas rempah menjadi sorotan utama. Pedagang rempah, Andri Aneta, mengungkapkan lonjakan signifikan pada cabai rawit dari Rp70 ribu menjadi Rp100 ribu per kilogram.
“Naiknya cukup terasa. Pembeli juga sekarang banyak yang mengurangi jumlah beli,” ujarnya.
Sementara itu, harga cabai keriting masih relatif stabil di angka Rp50 ribu per kilogram.
Tomat justru ikut naik dari Rp16 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram. Berbeda dengan bawang merah yang mengalami penurunan dari Rp55 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih tetap di Rp40 ribu per kilogram.
Kenaikan tipis juga terjadi pada minyak kelapa. Untuk kemasan kecil dijual Rp11.500 hingga Rp12 ribu, sedangkan ukuran besar naik menjadi Rp29 ribu dari sebelumnya Rp28 ribu.
“Tidak terlalu besar, tapi tetap terasa di pembeli,” tambah Andri.
Untuk komoditas protein, harga daging sapi masih stabil di Rp150 ribu per kilogram. Iswan Mohammad, pedagang daging, menyebut belum ada perubahan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Baca juga: Bukan Nuklir, Ini Senjata Rahasia Iran yang Bikin Amerika Kewalahan
Sementara harga ikan juga terpantau normal di kisaran Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram, menurut pedagang Zulfan Hasan.
Di sisi lain, harga telur ayam masih tergolong tinggi, mencapai Rp68 ribu per bak atau sekitar Rp2.300 per butir. Gula pasir dijual Rp20 ribu per kilogram, dan Rp10 ribu untuk ukuran setengah kilogram.
Suasana Pasar Andalas sejak pagi dipenuhi aktivitas jual beli.
Lapak beras berjajar di bagian depan, sementara pedagang sayur dan bahan pokok tersebar hingga ke dalam pasar.
Di bagian tengah, pedagang pakaian turut meramaikan area, sementara rempah-rempah banyak dijajakan di sisi utara.
Namun, penataan pasar yang belum terkelompok membuat berbagai jenis dagangan bercampur dalam satu area.
Kondisi ini justru memicu interaksi tawar-menawar yang cukup intens, terutama untuk komoditas yang harganya sedang naik.
Sejumlah pembeli tampak mencoba menekan harga, sementara pedagang bertahan mengikuti kondisi pasokan yang belum stabil.
Di tengah situasi tersebut, aktivitas perdagangan tetap berjalan normal, meski daya beli mulai terasa tertekan.
Mini Abas, salah satu warga, mengaku tetap berbelanja kebutuhan pokok, namun dengan jumlah yang lebih sedikit.
“Sekarang tetap beli, tapi tidak sebanyak biasanya. Lebih pilih-pilih, apalagi yang harganya naik,” katanya.
Pasca Idulfitri 2026, para pedagang berharap distribusi bahan pokok dari daerah produksi maupun luar Gorontalo tetap lancar.
Stabilitas pasokan dinilai menjadi kunci utama untuk menahan lonjakan harga dan menjaga daya beli masyarakat.
Dengan kondisi saat ini, pergerakan harga bahan pokok masih menjadi perhatian serius, baik bagi pedagang maupun warga yang bergantung pada stabilitas pasar tradisional.
Berikut daftar harga bahan pokok di Pasar Andalas (Sabtu, 4 April 2026):
Beras: Rp600.000 – Rp675.000 per karung
Beras Ciherang: Rp11.500/liter (± Rp13.000/kg)
Beras Membramo: Rp12.000/liter (± Rp14.000/kg)
Beras Pulo: Rp10.000/liter (± Rp12.500/kg)
Beras Super Win: Rp12.500/liter (± Rp14.500/kg)
Cabai rawit: Rp100.000/kg (naik dari Rp70.000)
Cabai keriting: Rp50.000/kg
Tomat: Rp20.000/kg (naik dari Rp16.000)
Bawang merah: Rp50.000/kg (turun dari Rp55.000)
Bawang putih: Rp40.000/kg
Minyak kelapa kecil: Rp11.500 – Rp12.000
Minyak kelapa besar: Rp29.000 (sebelumnya Rp28.000)
Gula pasir: Rp20.000/kg
Gula pasir (½ kg): Rp10.000
Daging sapi: Rp150.000/kg
Ikan: Rp40.000 – Rp50.000/kg
Telur ayam: Rp68.000/bak (± Rp2.300/butir)
(*)