TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Pergerakan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara atau Kaltara, masih menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi.
Pada Februari 2026, tercatat sebanyak 858 kunjungan wisman masuk melalui pintu keimigrasian wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia tersebut.
Data dari Badan Pusat Statistik atau BPS Nunukan, mengungkap fakta menarik di balik kunjungan tersebut.
Baca juga: BPS Nunukan: Angka Kunjungan Wisatawan Mancanegara Turun di Awal 2026
Meski ratusan wisatawan asing datang, rata-rata lama menginap tamu di hotel dan akomodasi lainnya ternyata hanya 1,62 hari.
Tak hanya itu, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di Nunukan pada Februari 2026 tercatat sebesar 20,39 persen.
Kepala BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien, menjelaskan, angka-angka tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata di daerah perbatasan ini masih terus bergerak.
“Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara Februari 2026 tercatat 858 kunjungan, dengan tingkat penghunian kamar 20,39 persen, dan rata-rata lama menginap 1,62 hari,” ujarnya.
Fenomena singkatnya durasi menginap ini, kata dia, mengindikasikan bahwa sebagian besar wisatawan datang bukan untuk berlibur panjang.
Kunjungan ke Nunukan didominasi oleh perjalanan singkat, seperti aktivitas lintas batas, urusan pekerjaan, hingga kegiatan ekonomi lainnya.
Kondisi ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata.
Pasalnya, peluang untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan masih terbuka lebar.
Dengan strategi yang tepat, sektor pariwisata Nunukan dinilai bisa berkembang lebih pesat dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi daerah.
Baca juga: Sensus Ekonomi 2026 Itu Apa? Ini Penjelasan BPS Nunukan, Tujuan, dan Jadwal
(*)
Penulis: Fatimah Majid