TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Kerugian besar dialami seorang peternak ayam di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, setelah kandang ayam pedaging miliknya dilalap api pada Sabtu (4/4/2026) dini hari.
Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 9.300 ekor ayam pedaging berusia 11 hari mati terbakar, bersama kandang seluas 300 meter persegi dan puluhan karung pakan.
Total kerugian ditaksir mencapai Rp750 juta.
Kapolsek Mrebet, Iptu Susetyo Yulianto, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 WIB.
Peristiwa pertama kali diketahui oleh dua warga yang baru pulang dari memancing dan melihat kepulan asap dari kandang milik Suwitno alias Wiwit (51).
"Asap diketahui berasal dari mesin pemanas kandang yang memercikkan api hingga mengenai lantai sekam, kemudian menimbulkan kebakaran," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com.
Baca juga: Ini Syarat Ketat Bagi ASN di Banyumas yang WFH Tiap Jumat
Penjaga kandang sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian kandang.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Mrebet dan petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Purbalingga.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 02.30 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 04.00 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Namun seluruh isi kandang, termasuk ayam dan pakan, tidak dapat diselamatkan.
Kapolsek menambahkan, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran.
"Dugaan sementara kebakaran dipicu percikan api dari mesin pemanas kandang," pungkasnya. (jti)