RSUDAM Catat 2 Kasus Kematian Anak Diduga Campak, Keduanya Belum Diimunisasi
Reny Fitriani April 04, 2026 01:37 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – RSUDAM Lampung mencatat dua kasus kematian anak dengan gejala yang mengarah ke campak pada awal tahun 2026.

Dokter dari Pusat Krisis dan Data Kesehatan RSUDAM, dr. Yuliana, mengatakan kasus tersebut terjadi pada minggu keempat Januari 2026.

“Pada minggu keempat Januari ada dua anak meninggal dunia dengan gejala yang mengarah ke campak. Keduanya diketahui belum pernah mendapatkan imunisasi,” ujar dr. Yuliana, Sabtu (4/4/2026).

Namun, ia menegaskan bahwa kedua kasus tersebut belum dapat dipastikan sebagai campak. 

“Statusnya masih suspek, karena hasil spesimen yang dikirim ke Jakarta,” jelasnya.

Baca Juga Didominasi Balita, Anak Usia 1-5 Tahun Paling Rentan Terpapar Campak

Secara klinis, lanjutnya, kedua pasien memang menunjukkan gejala yang mengarah ke campak.

Ia juga menyebut, setelah kejadian tersebut tidak ada lagi laporan kematian serupa hingga minggu ke-13 tahun 2026.

“Sejak itu sampai minggu ke-13 tidak ada lagi kasus kematian dengan gejala yang sama,” katanya.

Kondisi ini menjadi perhatian karena kedua pasien tidak memiliki riwayat imunisasi.

Anak yang tidak diimunisasi diketahui lebih berisiko mengalami komplikasi berat hingga kematian saat terinfeksi.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)
 

--

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.