Didominasi Balita, Anak Usia 1-5 Tahun Paling Rentan Terpapar Campak
Reny Fitriani April 04, 2026 01:37 PM

Tribunlampung.co.id,Bandar Lampung – Pasien campak yang dirawat di RSUD Abdul Moeloek didominasi oleh anak-anak, terutama usia balita yang memiliki daya tahan tubuh lebih rendah.

Dokter RSUDAM dr Yuliana menyebut kasus campak didominasi oleh anak-anak.

Dikatakannya, kelompok usia 1 hingga 5 tahun menjadi yang paling banyak terpapar campak, disusul usia 5–18 tahun dan bayi di bawah 1 tahun.

“Yang terbanyak usia 1 sampai 5 tahun. Dewasa hanya satu orang,” jelasnya, Sabtu (4/4/2026).

Ia menambahkan, anak-anak menjadi kelompok paling rentan, terutama jika belum mendapatkan imunisasi campak, mengalami kekurangan gizi, atau memiliki penyakit penyerta yang menurunkan daya tahan tubuh.

Baca Juga Kasus Suspek Campak di Lampung Meningkat, RSUDAM Rawat 76 Pasien Sejak Awal 2026

“Anak dengan kondisi imunokompromais, seperti penderita kanker atau yang sedang menjalani kemoterapi, sangat berisiko jika tertular campak,” katanya.

Selain itu, campak juga berpotensi menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, diare berat, hingga gangguan pada mata yang dapat berujung pada kebutaan.

"Jadi campak ini merupakan virus jadi jika penderita memiliki riwayat penyakit lalu terkena campak mengakibatkan daya tahan tubuhnya lemah," jelasnya.

Dia menganjurkan penderita campak pemeliharaan nutrisi dan memperbanyak vitamin A.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.