Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Puji Widodo
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Jombang memastikan kesiapan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan digelar pada Minggu, 5 April 2026 esok.
Ketua DPC PKB Jombang, Hadi Atmaji, mengatakan bahwa seluruh tahapan persiapan telah berjalan dan kini mendekati final.
Agenda tersebut rencananya digelar di Hotel Azana, Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang, dengan melibatkan pengurus dan kader dari berbagai tingkatan struktur partai.
"Muscab ini menjadi forum penting untuk konsolidasi sekaligus menentukan arah kebijakan partai ke depan," ucap Hadi kepada Tribunjatim.com pada Sabtu (4/4/2026).
Ia menegaskan, kekuatan utama PKB Jombang terletak pada soliditas kader. Seluruh jajaran, mulai dari tingkat cabang hingga anak cabang, disebut memiliki komitmen yang sama dalam menjalankan garis kebijakan partai.
Baca juga: Daftar 6 Nama Calon Ketua DPC PKB Kota Pasuruan, Hasil Pemetaan DPW & Usulan dari Peserta Muscab
Selain sebagai ajang evaluasi, Muscab juga akan membahas program kerja strategis yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Hadi menilai, hasil forum tersebut akan berpengaruh terhadap penguatan peran partai di tingkat daerah.
Dari sisi teknis, panitia disebut telah menyiapkan berbagai kebutuhan kegiatan, mulai dari lokasi, akomodasi peserta, hingga rangkaian acara. Saat ini, proses yang dilakukan tinggal tahap penyempurnaan.
Baca juga: Gelar DIKBAR, Garda Bangsa Siapkan Kader Baru Jelang Muscab PKB Jombang
Hadi berharap pelaksanaan Muscab berjalan lancar serta menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan menjunjung tinggi kebersamaan.
"Momentum ini kami harapkan dapat mempererat hubungan antar kader sekaligus memperkuat semangat perjuangan partai," pungkasnya.
Ketua Panitia Muscab, Mochammad Fauzan, yang juga Komandan DKC Panji Bangsa Jombang menilai Muscab kali ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi titik awal perubahan arah politik PKB di Jombang agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, partai berlambang bola dunia itu ingin tampil lebih terbuka, progresif, serta memiliki komitmen kuat terhadap isu lingkungan.
Salah satu hal yang ditekankan dalam konferensi pers tersebut adalah komitmen PKB Jombang untuk memperkuat prinsip inklusivitas. Fauzan menegaskan bahwa partainya tidak membatasi diri hanya pada kelompok tertentu.
Ia menyebut PKB membuka ruang bagi seluruh elemen masyarakat yang memiliki semangat membangun daerah, tanpa memandang latar belakang agama maupun kelompok sosial.
"PKB adalah rumah bersama. Siapa pun yang memiliki visi memajukan Jombang dipersilakan bergabung," kata Fauzan
Selain itu, Muscab mendatang juga akan menjadi momentum regenerasi di tubuh partai. Keterlibatan berbagai badan otonom yang didominasi generasi muda disebut sebagai sinyal kuat bahwa PKB Jombang ingin memberi ruang lebih luas bagi Generasi Z untuk berperan dalam kepengurusan.
Fauzan menegaskan, generasi muda tidak hanya akan ditempatkan sebagai pelengkap, tetapi akan didorong masuk dalam posisi strategis di struktur kepengurusan DPC.
Ia menilai gagasan dan perspektif baru dari kalangan muda sangat penting agar partai tetap relevan dengan dinamika politik dan sosial saat ini.