Pria di Lingga Ditemukan Tewas di Dalam Rumah, Polisi Beberkan Hasil Visum
Eko Setiawan April 04, 2026 01:39 PM

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Polisi mengungkapkan hasil visum sementara terhadap jasad Umar A. Kadir (76), warga Kelurahan Dabo, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik.

Pihak kepolisian menduga pria lanjut usia tersebut meninggal dunia akibat faktor kesehatan, yang berkaitan dengan usianya.

Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan melalui Kasatreskrim Polres Lingga Iptu Maidir Riwanto menyampaikan, berdasarkan pemeriksaan awal tim medis, tidak ditemukan indikasi tindak kekerasan pada tubuh korban.

"Untuk sementara diketahui tidak ada tanda kekerasan fisik di tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal karena sakit, mengingat usianya juga sudah lanjut," kata Maidir,  kepada Tribunbatam.id,Sabtu (4/4/2026).

Umar diketahui tinggal seorang diri di rumahnya di Jalan Hangkasturi, Kelurahan Dabo. 

Ia ditemukan meninggal dunia pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB setelah warga mencium bau tidak sedap dari dalam rumahnya.

Kapolsek Dabo AKP Zainur mengatakan, kecurigaan warga bermula dari aroma menyengat yang tercium sejak beberapa waktu sebelum penemuan jasad korban.

"Awalnya warga mencium bau tidak sedap dari dalam rumah korban sehingga menimbulkan kecurigaan," ujar Zainur.

Seorang warga bernama Agus kemudian berinisiatif memeriksa kondisi rumah dari bagian belakang.

Dari celah bangunan, ia melihat tubuh korban dalam kondisi tidak bergerak.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT dan RW setempat.

Setelah berkoordinasi, warga bersama perangkat lingkungan akhirnya mendobrak pintu rumah yang terkunci dari dalam.

"Setelah pintu didobrak bersama RT dan RW, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya.

Jasad korban ditemukan tergeletak di area dapur, tepatnya di bawah tempat cucian piring.

Dari kondisi jenazah, polisi memperkirakan korban telah meninggal lebih dari 24 jam sebelum ditemukan.

"Perkiraan sementara korban sudah meninggal lebih dari satu hari, dilihat dari kondisi jenazah serta aroma yang tercium," tambah Zainur.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebelum mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk keperluan visum.

Polisi juga sempat memasang garis polisi di sekitar rumah guna memudahkan proses penyelidikan.

Sejumlah warga terlihat menyaksikan proses evakuasi dari kejauhan. Mereka juga membicarakan keseharian korban yang dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Polisi juga telah menghubungi keluarga korban yang berada di Batam. Pihak keluarga dijadwalkan tiba di Dabo untuk mengurus proses pemakaman.

"Keluarga sudah kami hubungi dan rencananya tiba besok pagi dari Batam," tutup Zainur.

Dari informasi yang dihimpun, korban telah lama hidup seorang diri di rumah tersebut.

Kondisi itu membuat peristiwa meninggalnya Umar tidak langsung diketahui hingga akhirnya terungkap setelah warga mencium bau tidak sedap dari dalam rumahnya. (Tribunbatam.id/Febriyuanda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.