TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Update harga emas batangan Antam, Sabtu (4/4/2026).
Dikutip dari situs resmi logammulia.com, harga emas batangan Antam hari ini di level Rp 2.857.000 per gram.
Harga terbaru tersebut menunjukkan harga emas hari ini stagnan.
Harga emas batangan Antam sebelumnya sebesar Rp 2.857.000 per gram.
Kondisi ini melanjutkan fluktuasi harga emas batangan sejak awal tahun 2026 hingga awal April 2026.
Baca juga: Selamatkan 2.000 PPPK Sulbar, Gubernur SDK Kebut PAD hingga Pilih Kurangi Gaji Daripada Dipecat
Baca juga: Harga Emas Batangan Antam Hari Ini Senin 30 Maret 2026 Turun Rp 30 Ribu Per Gram
Pada awal Januari 2026, harga emas sempat memecahkan rekor hingga mencapai sekitar Rp 3,2 juta per gram.
Namun, pada akhir Januari, harga emas perlahan turun hingga berada di kisaran Rp 2,9 juta hingga Rp 2,8 juta per gram.
Harga emas batangan Antam kini turun ke level Rp 2,8 juta per gram.
Koreksi yang cukup dalam jika dibandingkan dengan harga pada awal Januari lalu yang mencapai rekor Rp 3,2 juta.
Harga tersebut belum termasuk pajak yang dikenakan pada setiap transaksi pembelian emas.
Emas batangan Antam tersedia dalam berbagai ukuran.
Untuk pecahan 0,5 gram, harga hari ini juga masih berada di level Rp 1.478.500.
Kondisi ini juga menunjukkan harga stagnan untuk emas pecahan terkecil.
Adapun harga untuk pecahan dua gram yakni Rp 5.654.000.
Juga tak ada perubahan dari harga hari sebelumnya.
Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar dan kebijakan perusahaan.
Pergerakan harga emas dipengaruhi berbagai faktor ekonomi global dan sentimen pasar.
Ketika kondisi ekonomi dunia tidak stabil, inflasi meningkat, atau terjadi konflik geopolitik, harga emas cenderung naik karena dianggap sebagai aset aman.
Sebaliknya, saat ekonomi membaik dan suku bunga meningkat, minat terhadap emas biasanya menurun sehingga harga ikut terkoreksi.
Selain itu, nilai tukar dolar AS, kebijakan bank sentral, serta keseimbangan antara permintaan dan penawaran di pasar juga memengaruhi pergerakan harga emas.
Faktor spekulasi dan psikologi investor dalam jangka pendek turut memperkuat fluktuasi harga logam mulia tersebut.
Setiap pembelian emas batangan dikenakan pajak PPh Pasal 22 sebesar 0,9 persen sesuai dengan aturan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui PMK Nomor 34 Tahun 2017.
Namun, jika pembeli menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), tarif pajak menjadi lebih ringan yakni 0,25 persen, sesuai ketentuan dalam PMK Nomor 38 Tahun 2023.
Untuk transaksi penjualan kembali emas (buyback) dengan nilai di atas Rp 10 juta, pemilik NPWP dikenakan potongan 1,5 persen.
Sementara itu, penjual tanpa NPWP dikenakan potongan lebih besar yaitu 3 persen.
Pembelian emas Antam dapat dilakukan secara online melalui situs resmi Logam Mulia dengan langkah berikut:
Nilai Stabil dan Lindung Inflasi
Emas cenderung mempertahankan nilainya dalam jangka panjang dan sering digunakan sebagai pelindung terhadap inflasi.
Likuiditas Tinggi
Emas mudah dijual di berbagai tempat seperti pegadaian, toko emas resmi, maupun marketplace logam mulia.
Investasi Relatif Aman
Emas fisik tidak bergantung pada kinerja perusahaan tertentu sehingga memiliki risiko gagal bayar yang lebih rendah.
Modal Fleksibel
Emas tersedia dalam berbagai ukuran gramasi sehingga dapat dibeli sesuai kemampuan investor.
Diversifikasi Portofolio
Emas dapat membantu menyeimbangkan risiko investasi lain seperti saham atau properti.
Nilai Universal dan Tahan Lama
Emas diterima secara global dan tidak mudah rusak sehingga dapat disimpan dalam jangka panjang atau diwariskan.
(*)