14 Santri Oemar Diyan Lulus Ujian Tahdid Mustawa ke Al-Azhar Kairo Mesir, Satu Raih Level Tertinggi
Mursal Ismail April 04, 2026 04:03 PM

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Sebanyak 14 santri Oemar Diyan, Indrapuri, Aceh Besar, lulus ujian Tahdid Mustawa, sebagai syarat melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. 

Hasil tersebut diumumkan melalui Pengumuman Nomor 011/NILC/III/2026 oleh Nurul Ikhwah Learning Center berdasarkan ujian yang diselenggarakan Markaz Tathwir Universitas Al-Azhar pada 3 Maret 2026.

Dalam pengumuman tersebut, para peserta dikualifikasikan ke dalam beberapa level kemampuan bahasa Arab, mulai dari level tiga hingga level enam. 

Pada level 3, empat santri dinyatakan lulus yakni Muhammad Ikram, Muhammad Sabil Al Fattah, Pangeran Daffa Al Zaida, dan Syakirul Anas. 

Sementara pada level 4 terdapat Radhiya Rahman, Adinda Nadiya Ulqidsy, M Zaki Al Hakim, serta Tsalju Hawa Channia.

Adapun level 5 diisi oleh lima santri yaitu Alfahri Razi Zakwansyah, Raif Deffa Asshafi, Cinta Ramadhani, Zul Fahlefi (Alumni 2025), dan Muazzim Muhammad Yahya. 

Baca juga: MTsS Tgk Chiek Oemar Diyan Aceh Besar Juara Umum MANTAB Fair, Ini Juaranya

Sementara capaian tertinggi level 6 diraih oleh Nurul Rizkiya dengan nilai akhir 90. 

Hasil ini sekaligus menjadi pencapaian istimewa karena santri tersebut memperoleh nilai terbaik tingkat nasional pada ujian Tahdid Mustawa tahun ini.

Keberhasilan para santri tidak terlepas dari pembinaan intensif yang dilakukan pihak pesantren.

Mereka dibimbing Kepala MAS Tgk Chiek Oemar Diyan, Ustadz Jawahir, SPdI, serta Pembina Timur Tengah Ustaz Hanif M Dahlan, Lc, MA.

Persiapan akademik juga didukung oleh para pengajar, yaitu Ustaz Muhammad Ash Shiddiqi, Lc., MAg, dan Ustazah Nurul Husna, BSh., MH.

Pimpinan Pesantren Modern Tgk Chiek Oemar Diyan, Ustaz Fakhruddin Lahmuddin, MPd., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

Baca juga: Zoel Helmi: Guru Dayah Oemar Diyan Indrapuri yang Kuasai 7 Bahasa Dunia

Ia menilai keberhasilan ini menunjukkan konsistensi pesantren dalam menyiapkan santri untuk melanjutkan studi ke Timur Tengah.

“Alhamdulillah, hasil ini menjadi bukti bahwa pembinaan bahasa Arab dan akademik yang dilakukan secara terstruktur mampu melahirkan santri yang siap bersaing secara nasional.

Kami berharap para santri yang lulus dapat melanjutkan studi ke Al-Azhar dan menjadi kader ulama yang berkontribusi bagi umat,” ujarnya.

Dengan hasil tersebut, ke-14 santri dinyatakan memenuhi kualifikasi level bahasa sebagai syarat melanjutkan proses penerimaan calon mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir Gelombang I Tahun 2026. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.