TRIBUNBEKASI, BEIRUT- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memastikan tiga prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian di Lebanon selatan mengalami luka-luka akibat ledakan di markas PBB.
Insiden terjadi di fasilitas milik Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) dekat wilayah El Adeisse pada Jumat (3/4/2026). Ledakan tersebut masih belum diketahui penyebab pastinya.
UNIFIL menyatakan para korban langsung dievakuasi ke rumah sakit. Dua prajurit dilaporkan mengalami luka serius, sementara satu lainnya mengalami luka ringan.
Pusat Informasi PBB (UNIC) di Jakarta memastikan ketiganya merupakan warga negara Indonesia yang sedang menjalankan misi perdamaian.
Peristiwa ini menambah daftar risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian di kawasan perbatasan Lebanon selatan yang hingga kini masih tergolong wilayah rawan konflik.
Misi UNIFIL dibentuk Dewan Keamanan PBB pada 1978 setelah meningkatnya konflik di Lebanon selatan.
Tujuan awalnya adalah mengawasi penarikan pasukan Israel sekaligus membantu pemulihan stabilitas keamanan serta mendukung pemerintah Lebanon mengembalikan kendali wilayahnya.
Mandat pasukan ini terus diperpanjang setiap tahun. Pada 2000, PBB menetapkan Garis Biru sebagai zona pemisah antara Lebanon dan Israel yang berada dalam pengawasan UNIFIL.
Garis tersebut berfungsi sebagai batas pengawasan militer, meski bukan perbatasan resmi kedua negara.
Peran UNIFIL kembali diperluas pascaperang Israel dan Hizbullah tahun 2006 melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701.
Resolusi itu menekankan pelucutan kelompok bersenjata di wilayah perbatasan serta penempatan militer Lebanon sebagai satu-satunya kekuatan bersenjata resmi di area tersebut.
Dalam pelaksanaannya, UNIFIL berfokus pada fungsi pengawasan keamanan. Pasukan melakukan patroli darat di wilayah antara Garis Biru hingga Sungai Litani guna memantau situasi lapangan.
Selain patroli darat, UNIFIL juga menjalankan pengawasan laut melalui Satuan Tugas Maritim yang bertugas memantau aktivitas di perairan Lebanon guna menjaga stabilitas kawasan.