Cucu Kabur Usai Bunuh Nenek, Emas dan Uang Jutaan Digondol
Kiki Novilia April 04, 2026 07:37 PM

Tribunlampung.co.id, Siak - Seorang cucu nekat membunuh neneknya sendiri di dalam rumahnya di Kampung Suka Mulya, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. 

Dikutip dari TribunPekanbaru.com, Kasi Humas Polres Siak, Dedek Prayogo, membenarkan adanya kasus pembunuhan yang terjadi pada Kamis (2/4/2026) malam itu. 

“Pelaku sempat melarikan diri, namun berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Siak,” ujarnya.

Pelaku yang diketahui bernama Iqbal Alfarizi itu kini telah diamankan bersama sejumlah barang bukti dan masih menjalani proses penyidikan.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa perhiasan emas serta uang tunai jutaan rupiah yang diduga dibawa kabur oleh pelaku.

Baca juga: Nenek di Siak Tewas Secara Tragis, Diduga Dibunuh Cucu Demi Uang Rp15 Juta

Menurut keterangan sementara, uang milik korban yang diambil pelaku diperkirakan mencapai Rp15 juta. 

Dugaan awal menyebut motif pembunuhan berkaitan dengan masalah ekonomi.

Meski begitu, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman dan memeriksa pelaku untuk memastikan motif sebenarnya di balik peristiwa tersebut.

Sebelumnya Gasak Rp40 Juta

Ketua Rukun Kampung Suka Mulya, Sampurna, mengatakan korban dikenal sebagai sosok yang baik oleh warga sekitar.

Ia juga mengungkapkan bahwa sekitar sebulan lalu korban sempat kehilangan uang hingga Rp40 juta yang diduga dilakukan oleh orang yang sama.

Sementara itu, Kepala Dusun Suka Mulya, Atmam, menceritakan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya sendiri.

Sejak pagi hingga menjelang malam, sang anak beberapa kali datang ke rumah korban karena merasa curiga dengan kondisi rumah yang tetap terkunci dari dalam.

“Sejak pagi sampai magrib, pintu rumah itu masih terkunci, lampu hidup, tapi sepi. Pak Wadi ini bolak-balik datang karena curiga,” ujar Atmam.

Saat akhirnya masuk melalui jendela, korban sudah ditemukan terkapar di ruang keluarga.

“Pas masuk lewat jendela, dia lihat korban sudah terkapar di ruang keluarga, depan TV. Spontan Pak Wadi ini histeris, teriak minta tolong,” katanya.

Teriakan tersebut langsung mengundang warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi.

Di dekat tubuh korban juga ditemukan senjata tajam jenis parang sepanjang sekitar 25 sentimeter yang diduga digunakan dalam aksi pembunuhan tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.