Warga Bintan Minta Pemerintah Maksimalkan Sumber Air sekitar Waduk SPAM IKK Seri Kuala Lobam
Septyan Mulia Rohman April 04, 2026 07:39 PM

TRIBUNBATAM.id, BINTAN  - Sumur bor yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan untuk mengatasi krisis air dinilai warga kurang efektif. 

Mereka menginginkan pembangunan sumur bor bisa tetap dilakukan tapi lebih tepatnya pemerintah mencari sumber air baru di sekitar SKL.

Seorang warga, Erdis Suhendri menyampaikan,  sumur bor bisa menjadi sumber air alternatif namun pembangunan sumur bor kurang tepat.

Dia punya rasa kekhawatiran tersendiri. Sebab pembangunan sumur bor bisa menjadi masalah jika tidak ada manajemen pengelolaan yang baik ke depannya. 

"Apabila air SPAM kembali normal, tentu sumur bor bisa saja terbengkalai karena tidak ada yang urus," kata dia, Sabtu (4/4/2026).

Lebih baik pemerintah memaksimalkan sumber air lain di sekitar SPAM IKK Seri Kuala Lobam sebagai sumber air baku, sebab airnya langsung mengalir ke rumah. 

"Warga yang belum tersambung dengan SPAM bisa ikut," ujarnya. 

Sumber air lain yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung SPAM IKK Seri Kuala Lobam, misalnya dua kubangan berukuran besar yang dikenal danau biru di sekitar waduk. 

"Harusnya  itu saja yang dimaksimalkan untuk sumber air baru," kata dia.

Sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan segera membangun sumur bor untuk mengatasi dampak di wilayah Kecamatan Seri Kuala Lobam.

Pembangunan sumur bor ini menggunakan dana tanggap darurat. 

"Kami akan eksekusi dalam waktu dekat. Mudah-mudahan, pekerjaan sumur bor bisa cepat selesai, minimal 2 minggu sudah bisa langsung dimanfaatkan," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Ronny Kartika. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Bintan, Wan Affandi mengatakan, survei lokasi diperlukan untuk menentukan titik sumur bor termasuk kedalaman sumur bor. 

Setelah itu, pembangunan sumur bor akan dilakukan dengan alokasi anggaran sekitar Rp 150 juta per sumur bor. 

Dia berharap pekerjaan sumur bor dapat segera dilakukan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Bintan. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.