Kerinci 100 Diikuti 243 Pelari dari 12 Negara, Promosikan Wisata Alam
Heri Prihartono April 04, 2026 05:48 PM

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Kabupaten Kerinci kembali menjadi sorotan dunia melalui gelaran event internasional Kerinci 100, ajang lari lintas alam bergengsi yang sukses menarik perhatian ratusan pelari dari berbagai negara. 

Keindahan alam yang berpadu dengan tantangan jalur ekstrem menjadikan event ini sebagai salah satu magnet sport tourism di Indonesia.

Tercatat sebanyak 243 pelari ambil bagian dalam event ini. Dari jumlah tersebut, 187 peserta berasal dari Indonesia. 

Sementara 56 lainnya merupakan pelari mancanegara yang datang dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Rusia, Belanda, Jepang, hingga Korea Selatan. 

Secara keseluruhan, peserta Kerinci 100 tahun ini berasal dari 12 negara termasuk Indonesia.

Event internasional ini dilaksanakan pada 4 April 2026 yang dipusatkan di Lapangan M10 Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. 

Pelepasan (flag off) para peserta secara resmi dilakukan oleh Bupati Kerinci Monadi, didampingi Wakil Bupati Kerinci H. Murison, Ketua DPRD Kabupaten Kerinci Irwandri, Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf. Eko Siswanto, serta Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan event internasional ini, mulai dari panitia, sponsor, relawan, aparat keamanan hingga masyarakat yang turut memberikan dukungan penuh.

“Pemerintah Kabupaten Kerinci sangat mengapresiasi terselenggaranya Kerinci 100 ini. Event ini bukan hanya sekadar perlombaan olahraga, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi alam dan pariwisata Kerinci kepada dunia,” ujar Monadi.

Ia juga berharap kegiatan ini dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan dan semakin berkembang setiap tahunnya sehingga mampu menarik lebih banyak peserta dari berbagai negara.

Tidak sekadar lomba lari, Kerinci 100 menghadirkan pengalaman berlari yang unik di tengah panorama alam spektakuler Kabupaten Kerinci. 

Para peserta menaklukkan rute yang melintasi hamparan perkebunan teh Kayu Aro, perkampungan masyarakat, hingga jalur ekstrim kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) menuju puncak Gunung Kerinci, gunung tertinggi di Sumatra.

Panitia penyelenggara menyiapkan empat kategori lomba, yakni 12 Kilometer (Km), 30 Km, 70 Km, dan 100 Km. Setiap kategori menghadirkan tingkat kesulitan berbeda, mulai dari jalur menengah hingga ultra trail yang menguji ketahanan fisik, mental, serta strategi para pelari.

Selain memperkuat citra Kerinci di kancah internasional, event ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal. 

Kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah dan negara diyakini mendorong perputaran ekonomi, mulai dari sektor penginapan, kuliner, transportasi, hingga produk UMKM lokal.

Dengan antusiasme peserta yang terus meningkat setiap tahunnya, Kerinci 100 diharapkan dapat menjadi agenda tahunan berskala internasional yang semakin besar, sekaligus mengukuhkan Kabupaten Kerinci sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia.(Tribunjambi.com/Herupitra) 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.