Iran kemudian mengkonfirmasi kematian Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, dengan putranya Mojtaba Khamenei ditunjuk sebagai penggantinya.
Konflik tersebut kemudian meluas hingga mencakup Hizbullah di Lebanon, yang melakukan intervensi sebagai tanggapan atas pembunuhan pemimpin Iran tersebut, sementara jalur pelayaran utama, termasuk Selat Hormuz, telah terganggu.
Eskalasi tersebut telah mendorong harga minyak di atas $100 per barel, menambah tekanan pada pasar global dan memicu protes di berbagai negara.