Waspada! Uang Palsu Beredar di Pasar Cilongok Banyumas, Sasar Pedagang Lansia
muh radlis April 04, 2026 05:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Peredaran uang palsu terungkap di Pasar Cilongok, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. 


Seorang pria diduga sengaja berpura-pura berbelanja, namun justru meninggalkan barang dagangannya setelah membayar dengan uang palsu pecahan Rp100 ribu.


Peristiwa ini terjadi, Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, saat aktivitas jual beli di pasar tengah ramai. 


Aksi pelaku sontak membuat suasana pasar geger dan menimbulkan keresahan di kalangan pedagang.


Berdasarkan rekaman CCTV yang dihimpun petugas pasar, pelaku terlihat sempat berada di area pasar dengan mengenakan kaus hijau dan celana pendek. 


Ia diduga sudah mengamati situasi sebelum melancarkan aksinya.


Pedagang setempat, Sigit Soeranangga, menyebut pelaku memiliki modus yang cukup rapi dan terencana. 


Ia diduga sengaja menyasar pedagang lanjut usia yang dinilai lebih rentan menjadi korban.

Baca juga: Ini Kasus yang Menyeret Nama Muhammad Suryo Bos Rokok HS Magelang, Mangkir Panggilan KPK


"Pelaku pura-pura belanja, tapi bayarnya pakai uang Rp100 ribu. 


Setelah itu langsung pergi, bahkan barangnya ditinggal," ujar Sigit kepada Tribunbanyumas.com.


Ia mengatakan sedikitnya empat pedagang telah menjadi korban dalam kejadian ini. 


Mereka di antaranya Ibu Sini, pedagang sayur yang mengalami kerugian Rp100 ribu, Ibu Dar, pedagang pisang dengan kerugian Rp100 ribu, Ibu Sini lainnya pedagang muntul dengan kerugian Rp100 ribu serta Pak Ngasip, pedagang pisang yang mengalami kerugian hingga Rp300 ribu. 


Total kerugian sementara mencapai Rp600 ribu.


Namun, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring pendataan lanjutan oleh petugas pasar.


Setelah aksi pelaku terungkap melalui rekaman CCTV, petugas pasar bersama para pedagang langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi. 


Namun, pelaku diduga telah melarikan diri keluar dari kawasan pasar sebelum berhasil diamankan.


Pihak pengelola Pasar Cilongok pun langsung mengeluarkan imbauan kepada pedagang dan pengunjung agar lebih waspada terhadap potensi peredaran uang palsu.


Pedagang diminta lebih teliti dalam menerima uang pembayaran, khususnya dari pembeli yang tidak dikenal. 


Pemeriksaan keaslian uang secara sederhana juga dianjurkan guna menghindari kerugian. (jti) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.