TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung akan menjalani laga tandang melawan Semen Padang dalam laga lanjutan Super League 2025/2026 pada Minggu (5/4/2026) besok.
Ketua Viking Distrik Indramayu, Muhajirin, mengatakan, Maung Bandung wajib menang dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion H Agus Salim, Kota Padang, mulai pukul 19.00 WIB itu.
Sebab, menurut dia, laga tandang tersebut menjadi ajang pembuktian bagi Pangeran Biru yang hingga kini telah mengoleksi 58 poin, dan memimpin klasemen sementara Super League.
"Pertandingan besok melawan Semen Padang merupakan pembuktian bagi Persib meski bermain di laga tandang, sehingga wajib menang," kata Muhajirin saat dihubungi Tribun Jabar, Sabtu (5/4/2026).
Ia mengatakan, menjelang sisa laga pada musim ini, Persib Bandung tidak boleh terpeleset, dan kehilangan poin, khususnya apabila ingin meraih gelar juara tiga kali berturut-turut.
Selain itu, para pemain juga berada dalam kondisi on fire, sehingga sangat disayangkan apabila Persib Bandung gagal meraih poin penuh di kandang Semen Padang.
Baca juga: Bobotoh Geulis Bandung Ingatkan Persib Jangan Anggap Enteng Semen Padang: "Mereka Bakal Main Gila!"
Bahkan, pelatih Bojan Hodak pun kini memiliki banyak pilihan pemain yang akan diturunkan pada pertandingan besok, sehingga kemenangan menjadi harga mutlak yang harus didapatkan.
"Kami optimistis Persib Bandung menang 1 - 2 pada pertandingan besok di kandang Semen Padang, dan bisa meraih poin penuh untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen Liga 1," ujar Muhajirin.
Muhajirin berharap, duo penyerang Persib Bandung, Andrew Jung dan Sergio Castel Martinez, dapat mencetak gol ke gawang Semen Padang untuk memenangkan pertandingan besok.
Rencananya, Viking Distrik Indramayu juga bakal menggelar nonton bareng (nobar) laga Semen Padang vs Persib Bandung di Kopi Jerami, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu.
"Untuk lokasi nobar dari teman-teman Viking Distrik Indramayu hingga kini baru satu titik yang sudah konfirmasi, tetapi tidak menutup kemungkinan akan digelar juga di lokasi lainnya," kata Muhajirin.(*)