Isak Tangis Pecah Sambut Tiga Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Ayah Katanya Mau Pulang
Moch Krisna April 04, 2026 09:32 PM

 



TRIBUNSUMSEL.COM --
Jenazah tiga prajurit TNI yang gugur dalam tugas di Lebanon tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu sore.

Kehadiran mendiang Kapten Inf Zulmi, Sertu Muhammad Nur, dan Praka Farizal disambut isak tangis histeris keluarga yang tak kuasa menahan kesedihan di ruang persemayaman."

“Ayah, ayah katanya mau pulang,” ucap keluarga almarhum.

Melansir Tribunnews.com, sabtu (4/4/2026), salah seorang keluarga almarhum tampak memeluk erat peti jenazah sambil mengusap bendera merah putih yang menyelimutinya.

Ia kemudian dikuatkan oleh Istri KSAD Maruli Simanjuntak.

Presiden Prabowo Subjanto akan memberikan penghormatan terkahir sekaligus takziah kepada tiga Prajurit TNI yang gugur di Lebanon. Takziah dilakukan di ruang VIP Roam, Bandara Soakarno Hatta, tempat ketiga jenazah disemayamkan begitu tiba di Indonesia, Sabtu, (4/4/2026)

Ketiga Prajurit TNI yakni Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur, dan Praka Farizal Rhomadhon gugur setelah terkena ledakan di Lebanon Selatan di tengah operasi militer Israel di wilayah tersebut.

Ketiga prajurit TNI itu berada di Lebanon sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Adapun di ruang persemayaman Bandara Soekarno Hatta, sejumlah persiapan telah dikakukan. Foto ketiga almarhum terpasang dengan karangan bunga di belakangnya.

Diketahui, Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon gugur setelah adanya serangan ke posisi UNIFIL di Adchit Al Qusayr, Lebanon, pada 29 Maret 2026.

Kemudian pada rsoknya, pada 30 Maret 2026, Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar dan Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan gugur setelah kendaraan mereka dihancurkan bom pinggir jalan di dekat Bani Hayyan, Lebanon.

 

Kronologi Kejadian

Tiga prajurit TNI yang saat menjalankan tugas di Lebanon gugur di waktu yang berbeda.

Adapun Praka Farizal meninggal dunia pada Minggu (29/3/2026), sedangkan Kapten Zilmi dan Sertu Ikhwan gugur sehari berselang.

Komandan Brigade Infantri (Danbrigif) 25/Siwah Kodim Iskandar Muda (IM) Aceh, Kolonel Inf Dimar Bahtera mengungkapkan Praka Rizal gugur saat sedang menjalankan ibadah shalat Isya.

Pada momen tersebut, artileri yang diluncurkan Israel jatuh di dekat masjid yang menjadi lokasi Praka Farizal menunaikan shalat.

Pecahan artileri itu, kata Bahtera, mengenai tubuh Praka Farizal dan membuatnya terluka parah.

"Jadi (peristiwa terjadi) ketika shalat Isya, yang bersangkutan sedang melaksanakan shalat dan di situ sedang ada mortir artileri yang jatuh di samping masjid," katanya ketika berada di rumah duka Praka Farizal di Ledok, Lendah, Kabupaten Kulonprogo, DIY, Selasa (31/3/2026).

Setelah peristiwa tersebut, jenazah Praka Farizal dievakuasi ke East Sector Headquarters (HQ) UNIFIL.

Di lokasi tersebut, dilakukanlah shalat jenazah serta penghormatan dari rekan satu regu Praka Farizal.

"Baru nanti direncanakan untuk dievakuasi ke rumah sakit di Beirut, kalau tidak salah. Nanti di situ baru dilakukan autopsi standar yang rumah sakit lebih lengkap," ucapnya.

Sementara, Kapten Zulmi dan Sertu Ichwan gugur ketika tengah melakukan konvoi UNIFIL di Lebanon.

Mereka bertugas mengawal konvoi dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1. Di tengah perjalanan, terjadi ledakan yang menimbulkan dua personel gugur.

"Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi, di mana terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya dua prajurit TNI," kata Kapuspen TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, Selasa.

Namun, dia belum bisa merinci penyebab kendaraan yang ditumpangi meledak. Aulia menegaskan pihaknya masih menunggu hasil investigasi dari UNIFIL.

"Untuk mengetahui penyebab insiden tersebut UNIFIL saat ini sedang melaksanakan investigasi, TNI juga terus memonitor perkembangan situasi serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi dihadapkan pada dinamika di Daerah Misi Lebanon," kata Aulia

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.