BOLASPORT.COM - Alex Eala harus melakukan perubahan besar karena ingin kembali naik peringkat WTA.
Petenis Filipina, Alex Eala, berharap akan peningkatan ranking saat menjajal Linz Open.
Sejauh ini, tren positif terjadi pada performa dari petenis berusia 20 tahun itu.
Dia berhasil mengalahkan nama-nama besar dalam dunia profesional tenis wanita, sepeti Coco Gauff dan Jasmine Paolini.
Sayangnya, performa apik tersebut tidak begitu terlihat ketika unjuk gigi pada ajang Miami Open 2026.
Pasalnya, anak asuh Joan Bosch itu dikalahkan oleh Karolina Muchova pada babak keempat.
Dengan ini, dia kini terperosot jauh sebanyak 16 anak tangga pada ranking WTA.
Pada pembaharuan WTA, pemilik nama lengkap Alexandra Eala itu harus puas berada di peringkat 45 dunia.
Jika ingin kembali menanjak, dia harus melakukan perkembangan dalam gaya bermainnya.
Hal ini diungkapkan oleh mantan pemain peringkat 9 dunia, Andrea Petkovic saat berdikusi dengan mantan pemain top 20, Alison Riske-Amritraj.
Dilansir dari TenniHead, saat berbicata di Big T Podcast, mereka sepakat servis dari Eala menjadi kendala yang harus diperbaiki.
“Saya rasa itu satu hal dan sayangnya itu hal yang besar, servisnya,” kata Petkovic.
“Kita telah melihat apa yang bisa dia lakukan ketika dia memiliki pekan servis yang bagus, seperti di Dubai misalnya."
“Dia melakukan servis pertama dengan akurasi lebih dari 60 persen dan tepat sasaran."
"Dan pada dasarnya dia bisa melakukan apa saja karena dia bisa mengalahkan siapa pun."
"Dia memukul bola sangat awal dan mengembalikannya dengan luar biasa."
Lebih lanjut, mantan petenis asal Jerman itu mengatakan dalam beberapa waktu terakhir servis dari Alex Eala itu tampak tidak konsisten.
“Namun dalam satu setengah tahun saya mengamatinya, servisnya sangat tidak konsisten," kata pemilik 7 titel tunggal WTA itu menambahkan.
"Ada beberapa minggu di mana dia tidak bisa melakukan servis pertama dengan baik dan servis keduanya sangat mudah diserang.”
"Melawan pemain-pemain hebat seperti Sabalenka, Rybakina, dan bahkan Coco Gauff, yang memiliki kemampuan pengembalian bola yang sangat baik, akan sangat sulit untuk mempertahankan servis Anda, meskipun dia adalah salah satu pengembalian bola terbaik dalam permainan ini."
“Saya pikir itu adalah satu hal yang penting, dan setelah itu tidak ada batasan lagi.”
Bernada sama, Riske-Amritraj mengaku setuju dengan pernyataan Petkovic soal servis.
“Saya setuju tentang servis, saya juga harus menambahkan," ucap Riske-Amritraj.
"Saya pikir hanya perlu lebih banyak menggunakan fisik."
Namun, petenis Amerika Serikat itu mengatakan seiring berjalannya waktu, dengan latihan fisik dia akan menjadi lebih kuat.
“Saya rasa seiring dia terus menjadi lebih kuat, lebih bugar secara fisik, dan mampu memberikan lebih banyak tenaga pada pukulannya."
Sebagai informasi, servis adalah pukulan terpenting dalam olahraga raket ini.
Dengan kualitas yang dimiliki Eala saat ini, dia diprediksi kesulitan untuk menembus level teratas.
Tetapi, jika dia bisa meningkatkan kualitas servisnya, hal itu bisa terwujud.
Eala akan dapat menunjukkan kemampuannya di Linz Open minggu depan.
Di sana ia akan bersaing melawan pemain-pemain seperti Ekaterina Alexandrova dan Katie Boulter untuk memperebutkan gelar juara.
Alex Eala akan debut pada Linz Open 2026 yang akan bergulir pada 6 April.