PSIS Semarang Tantang Barito Putera di Jatidiri Besok: Misi Putus Tren Buruk
Rustam Aji April 04, 2026 10:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Stadion Jatidiri akan menjadi saksi bisu upaya PSIS Semarang memutus tren negatif saat menjamu tim papan atas Barito Putera dalam laga pekan ke-23 Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026, Minggu (5/4/2026) sore.

Laskar Mahesa Jenar datang dengan kepercayaan diri tinggi usai melumat Persipal Palu 6-1 pada laga sebelumnya.

Namun, lawan yang dihadapi kali ini adalah Laskar Antasari, tim yang selalu berhasil mengalahkan PSIS dalam dua pertemuan terakhir musim ini.

"Persiapan kami luar biasa dan motivasi sedang tinggi. Kami tahu Barito tim papan atas, tapi kami punya kualitas dan optimis bisa menang di kandang," ujar striker naturalisasi PSIS, Alberto 'Beto' Goncalves, dalam jumpa pers Sabtu (4/4/2026).

Beto, yang mencetak hattrick pekan lalu, diprediksi kembali menjadi tumpuan di lini depan. Pelatih PSIS, Andri Ramawi, memastikan skuadnya siap tempur meski tanpa kiper Rizki Darmawan yang terkena kartu merah.

Kabar baiknya, kiper Mariyo Londok dan striker Rafinha dipastikan sudah bisa diturunkan setelah sempat terkendala masalah administrasi jersey.

Baca juga: Sundulan Maut Igor Henrique Amankan Tiga Poin Persiku Kudus atas Kendal Tornado FC

Barito Jaga Asa Promosi

Di sisi lain, Barito Putera mengusung misi wajib menang demi menjaga asa promosi ke kompetisi kasta tertinggi, Superleague.

Saat ini, tim asuhan Stefano 'Teco' Cugurra hanya berselisih satu poin dari runner-up Persipura Jayapura.

"Tiga poin sangat penting bagi kami untuk menjaga persaingan di papan atas. PSIS pasti ingin menang untuk menjauh dari zona merah, jadi laga besok akan sangat menarik," kata Teco.

Bek naturalisasi Barito Putera, Fabiano Beltrame, menegaskan bahwa timnya telah melakukan evaluasi total demi mencuri poin di Semarang.

Bagi Barito, kemenangan di Jatidiri adalah harga mati untuk terus menempel PSS Sleman di puncak klasemen.

Laga ini tidak hanya menjadi pembuktian ketajaman Beto Goncalves, tetapi juga ujian konsistensi bagi PSIS Semarang untuk benar-benar aman dari ancaman degradasi, mengingat posisi mereka di klasemen bawah belum sepenuhnya stabil meski telah keluar dari zona merah. (arl)

Baca juga: Suhu Kawah Melonjak Drastis, BPBD Banyumas Larang Aktivitas di Radius 3 KM dari Puncak Gunung Slamet

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.