Gelar Muscab, PKB Bondowoso Usulkan 3 Calon Ketua ke DPP
Haorrahman April 04, 2026 11:57 PM

 

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bondowoso menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Hotel Ijen View, Kelurahan Tamansari, Bondowoso, Sabtu (4/4/2026).

Dalam forum pleno muscab tersebut, muncul tiga nama calon ketua DPC PKB Bondowoso yang akan diajukan ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.

Ketiga nama tersebut adalah Haji Ahmad Dhafir yang saat ini menjabat Ketua DPRD Bondowoso, Haji Tohari yang menjabat Wakil Ketua DPRD Bondowoso, serta Ubaidillah yang merupakan anggota Fraksi PKB Jawa Timur.

Baca juga: Waketum DPP PKB Faisol Riza : Muscab Jadi Ujian Kerja Nyata Kader di Tengah Masyarakat Pasuruan

Ketua Panitia Muscab PKB Bondowoso, Sutriyono, menjelaskan bahwa tiga nama tersebut telah diumumkan dalam forum pleno setelah melalui proses evaluasi dan pemetaan oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur.

“DPW melakukan evaluasi kinerja dengan turun langsung ke lapangan, termasuk menyerap masukan dari tokoh masyarakat dan kalangan kiai. Hasilnya dihimpun dan diusulkan ke DPP, lalu DPP menetapkan tiga nama yang disampaikan di forum,” ujar Sutriyono.

Baca juga: Muscab PKB Kota Pasuruan Tetapkan 6 Bakal Calon Ketua DPC Periode 2026–2031

Dalam forum muscab, peserta sebenarnya diberi kesempatan untuk mengusulkan tambahan nama calon ketua. Namun hingga forum ditutup, tidak ada usulan baru yang muncul.

Karena itu, hanya tiga nama tersebut yang ditetapkan sebagai calon sementara untuk mengikuti tahapan berikutnya.

Sutriyono menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai siapa yang akan menjadi Ketua DPC PKB Bondowoso sepenuhnya berada di tangan DPP PKB.

Penetapan tersebut diperkirakan akan dilakukan dalam waktu dekat dan berpotensi dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah.

Baca juga: Hadiri Muscab, Mas Rusdi Sutejo Apresiasi Dukungan dan Kolaborasi PKB Bangun Pasuruan

Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Badrud Tamam, menjelaskan proses periodesasi kepengurusan partai menitikberatkan pada masa jabatan kepengurusan, bukan pada figur tertentu.

Menurutnya, untuk periode 2026–2031, DPW PKB Jatim melakukan pemetaan kader yang dinilai memiliki potensi untuk mengisi posisi strategis, mulai dari ketua, sekretaris, hingga struktur pengurus lainnya.

“Periodesasi ini bukan orang, tetapi periode 2026 ke 2031. DPW melakukan pemetaan kader yang berpotensi, kemudian DPC melalui forum muscab juga mengusulkan nama-nama,” ujar Badrud.

Dari proses pemetaan tersebut, muncul tiga nama yang kemudian ditetapkan sebagai kandidat, yaitu Ahmad Dhafir, Tohari, dan Ubaidillah. Ketiganya juga telah menyatakan kesediaan untuk menjadi bagian dari kepengurusan partai.

Baca juga: Hadiri Muscab, Mas Rusdi Sutejo Apresiasi Dukungan dan Kolaborasi PKB Bangun Pasuruan

Kandidat Akan Jalani Fit and Proper Test
Tahapan berikutnya yang harus dilalui para kandidat adalah fit and proper test yang akan digelar oleh DPP PKB.

Pada tahap assessment, para kandidat akan menjalani sejumlah tes yang mencakup kemampuan kepemimpinan, integritas, serta konsistensi dalam berorganisasi. Setelah itu, mereka akan mengikuti sesi wawancara yang juga membahas kesiapan untuk menjabat sebagai ketua.

“Fit and proper test ini komprehensif, mulai dari tes kemampuan hingga wawancara, termasuk kesiapan menjadi ketua,” ungkap Badrud.

Kewenangan DPP

Hasil dari seluruh tahapan tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi DPP PKB untuk menerbitkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPC PKB Bondowoso periode 2026–2031.

Badrud menegaskan bahwa kewenangan penetapan pengurus berada sepenuhnya di tingkat pusat.

“Yang mengeluarkan SK itu DPP, bukan DPW. DPW hanya melakukan pemetaan awal,” katanya.

 


 


© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.