Kesempatan Emas! Pemkab OKI Buka Pelatihan Kerja Gratis ke Jepang, Cek Syarat dan Pendaftarannya
tarso romli April 04, 2026 10:27 PM

 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Mimpi pemuda-pemudi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk meniti karier di Negeri Sakura kini kembali terbuka lebar. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) melalui Balai Latihan Kerja (BLK) resmi membuka rekrutmen pelatihan bahasa Jepang dan Otomotif untuk tahun anggaran 2026.

Seluruh biaya pelatihan ini dipastikan gratis. Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari seragam, alat tulis, konsumsi, modul materi bahasa Jepang, hingga sertifikat resmi sebagai modal melamar kerja.

Kepala Disnakertrans OKI, Antonio Romadhon, menegaskan bahwa peluang ini terbatas karena pendaftaran hanya dibuka hingga 10 April 2026.

"Pendaftaran khusus bagi warga yang berdomisili di Kabupaten OKI. Kami mengimbau pemuda-pemudi potensial untuk segera melengkapi persyaratan dan jangan melewatkan kesempatan emas ini," papar Antonio saat dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2026).

Syarat Fisik dan Administrasi

Mengingat standar tinggi industri di Jepang, Antonio mengingatkan calon peserta untuk memperhatikan kriteria seleksi secara teliti:

Usia & Pendidikan: 

Lulusan SMK Teknik: Usia minimal 18 tahun dan maksimal 25 tahun saat tes seleksi.
Lulusan SMA/Sederajat (Non-Teknik): Usia minimal 18 tahun 6 bulan dan maksimal 25 tahun.

Kesehatan Fisik:

Tidak buta warna (total maupun parsial).
Tidak berkacamata atau menggunakan kontak lensa.
Tidak bertato dan tidak bertindik.

Dokumen Administrasi:

KTP, Akta Kelahiran, dan Kartu Keluarga (KK).
Pas foto berwarna ukuran 3x4 dan 4x6 masing-masing sebanyak lima lembar.
Mencetak SDM Mandiri Pelatihan ini merupakan respons atas tingginya minat warga OKI untuk bekerja di luar negeri. Antonio menyebut sudah banyak putra daerah yang berhasil mengubah nasib dan meningkatkan kesejahteraan keluarga setelah pulang dari Jepang.

"Sudah ada bukti nyata, warga OKI yang pulang dari Jepang sukses, bahkan mampu membuka lapangan pekerjaan menjadi pengusaha di kampungnya. Target kita adalah membentuk SDM yang mandiri dan berdaya saing global," ungkapnya.

Proses seleksi akan dilakukan secara profesional guna mempersiapkan peserta mengikuti tahapan magang ke Jepang yang sesungguhnya.

Para peminat diminta segera mendatangi kantor Disnakertrans atau BLK OKI sebelum batas waktu berakhir.

Baca juga: Pembelian Mobil Dinas Rp3,5 Miliar Dibantah, Pemkab Alihkan untuk Bayar Tunggakan BPJS Kesehatan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.