Kejadian Berulang! Truk Pengangkut Porang Masuk Jurang di Kindang, Warga Kaget Jelang Salat Magrib
Muh Hasim Arfah April 04, 2026 11:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA – Sebuah truk pengangkut tanaman porang mengalami kecelakaan tunggal dengan masuk ke jurang di Dusun Borongpapu, Desa Benteng Palioi, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 18.00 Wita.

Peristiwa tersebut terjadi menjelang waktu Salat Magrib, saat warga tengah bersiap menuju masjid.

“Kejadiannya jelang Salat Magrib di kampung ini, truk itu tiba-tiba masuk jurang,” ujar Kepala Desa Benteng Palioi, Muh Syarif, Sabtu (4/4/2026).

Syarif menjelaskan, awalnya truk tersebut melaju normal seperti kendaraan pada umumnya.

Namun, saat memasuki tanjakan panjang, kendaraan tiba-tiba berhenti dan kemudian bergerak mundur.

Kondisi itu memicu kepanikan tiga penumpang yang berada di bak truk. Beberapa di antaranya nekat melompat untuk menyelamatkan diri saat kendaraan mulai mundur.

Baca juga: 90 Polisi Amankan Perayaan Paskah di Bulukumba

Sementara itu, seorang perempuan yang berada di dalam kabin bersama sopir ikut terguling ketika truk kehilangan kendali.

Salah seorang penumpang sempat berupaya mengganjal ban belakang dengan batu.

Namun usaha tersebut tidak berhasil, karena truk tetap melaju mundur hingga akhirnya terjun ke jurang sedalam belasan meter.

Diketahui, truk tersebut mengangkut sekitar 8 ton porang yang dibeli dari petani di wilayah pedalaman Kindang.

Seorang warga Benteng Palioi, Maya, mengungkapkan bahwa lokasi tersebut memang rawan kecelakaan tunggal.

“Sudah tidak bisa dihitung berapa banyak kendaraan yang mengalami kecelakaan di sini,” ujarnya.

Menurutnya, sebagian besar kecelakaan disebabkan kendaraan mengalami rem blong atau mesin mati saat menanjak.

Kondisi jalan yang memiliki tanjakan panjang, bahkan disebut lebih panjang dari lapangan sepak bola, turut memperbesar risiko kecelakaan.

Warga pun mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.

Mereka juga berharap pemerintah segera memasang pengaman jalan seperti pagar besi serta memperkuat bahu jalan guna mencegah kecelakaan serupa terulang.

“Kadang ada kejadian yang masuk akal, tapi ada juga yang di luar nalar,” tambah Maya.(*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.