Isu Skandal Timnas Italia, Belum Lolos Piala Dunia 2026 Pemain Sudah Tanya Bonus
Torik Aqua April 05, 2026 01:14 AM

 

TRIBUNJATIM.COM - Mental pemain Timnas Italia kini dipertanyakan sejak munculnya isu skandal minta bonus.

Padahal belum bermain dan belum lolos ke Piala Dunia 2026, tapi sejumlah pemain Timnas Italia sudah menanyakan soal bonus.

Hal ini sampai disebut bak bersikap seperti tentara bayaran.

Cerita di balik layar ini semakin melengkapi kegagalan Timnas Italia di Piala Dunia 2026 .

Baca juga: Daftar Nama Kandidat Pelatih Timnas Italia Jika Gattuso Hengkang Imbas Gagal ke Piala Dunia

 

Setelah 2018 dan 2022, Italia kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia.

Dalam laga final play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa, Selasa (31/3/2026) di Zenica, Gli Azzurri dikalahkan Bosnia-Herzegovina lewat adu penalti 1-4 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Menyusul hasil itu, Italia tertimpa aib besar karena menjadi satu-satunya negara juara Piala Dunia yang gagal melewati kualifikasi tiga kali berturut-turut.

Sejak hari tragedi nasional itu, ada begitu banyak pembahasan soal alasan mengapa Timnas Italia gagal lagi.

Salah satu faktor yang disorot adalah kualitas tim yang memang tidak begitu bagus.

Para pemain Timnas Italia sekarang dianggap berkelas medioker dan tidak bisa diperbandingkan dengan generasi masa lalu yang sukses 4 kali menjadi juara Piala Dunia.

Kualitas teknik yang tidak memadai mungkin bisa ditebus dengan jiwa patriotisme untuk memunculkan semangat tampil habis-habisan membela negara.

Sayangnya bagi Italia, semangat itu sekarang dipertanyakan karena beberapa di antara para pemain Gli Azzurri ternyata bersikap seperti tentara bayaran dengan mementingkan uang daripada kebanggaan membela negeri.

Adalah La Repubblica yang mengungkapkan sebuah cerita di balik layar yang membuat kegagalan Gli Azzurri jadi terlihat semakin buruk.

Repubblica melaporkan bahwa sebelum laga melawan Bosnia, ada beberapa pemain Italia yang namanya tidak disebut mempertanyakan ada tidaknya bonus apabila mereka lolos ke Piala Dunia 2026.

"Atmosfer di Zenica ketika itu tegang," demikian isi laporan dari Repubblica.

"Lebih dari sekadar adrenalin dan tekanan, ada perasaan gugup di sana."

"Satu kelompok pemain Azzurri mulai menanyakan apakah mereka akan menerima bonus atau tidak jika meraih kemenangan atas Bosnia."

Menurut Repubblica, besaran uang yang didiskusikan sebetulnya tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan gaji yang diterima para pemain di klub.

Angkanya sekitar 300 ribu euro, yang berarti kira-kira 10 ribu euro atau hampir 200 juta rupiah untuk masing-masing pemain di dalam skuad.

Walaupun angkanya tidak besar, sikap beberapa pemain itu pastinya tidak terlihat elok di saat reputasi negara sedang dipertaruhkan.

Adalah pelatih Gennaro Gattuso yang kemudian mengintervensi diskusi bonus ini.

Gattuso mengingatkan para pemain bahwa tidak pantas meminta bonus seperti itu sebelum pertandingan yang begitu penting.

Menurut Repubblica, Gattuso menekankan bahwa para pemain harus melakukan tugasnya dulu.

Baru setelah nanti berhasil menang, permintaan soal bonus bisa diajukan.

"Ayo kita lolos dulu, setelah itu kita lihat nanti," begitu kira-kira instruksi dari Gattuso.

Problem bonus ini pada akhirnya tidak berlanjut dan diketahui publik karena Timnas Italia gagal lolos.

Para pemain Gli Azzurri makin terlihat jelek karena setelah kekalahan dari Bosnia, mereka tidak melakukan kewajiban berbicara kepada RAI.

Sesuai kontrak, ada 3 pemain yang seharusnya memberikan keterangan, yaitu 1 orang di atas lapangan dan 2 di area sebelum ruang ganti.

Hanya satu pemain yang berani diwawancara, yaitu Leonardo Spinazzola, yang melakukannya sambil menangis.

Di ruang ganti usai pertandingan, para pemain senior meminta Gattuso tetap menjadi pelatih.

Akan tetapi, Gattuso menyatakan dia tidak bisa melakukan hal itu.

Pada Jumat (3/4/2026), eks gelandang yang membawa Timnas Italia menjuarai Piala Dunia 2006 itu resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.