Dua Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon Disambut Upacara Militer di Lanud Adisutjipto Yogyakarta
Muhammad Fatoni April 05, 2026 01:14 AM

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Suasana haru dan khidmat yang dibalut upacara militer menyambut kedatangan jenazah dua prajurit TNI yang gugur dalam menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon.

Pesawat yang membawa dua putra terbaik bangsa, anggota Satgas Yonmek XXIII-S UNIFIL ini tiba di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, pada Sabtu (4/4/2026) malam, pukul 21.16 WIB.

Kedua prajurit tersebut adalah Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon asal Kulon Progo dan Serka (Anumerta) Ichwan asal Magelang.

Mereka gugur saat mengemban tugas perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon.

Setelah melalui serangkaian prosesi, jenazah diterbangkan dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Yogyakarta menggunakan pesawat TNI AU jenis Hercules.

Setibanya di landasan udara Bandara Adisutjipto, peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih disambut melalui upacara militer penuh khidmat oleh rekan sejawat dan jajaran petinggi TNI.

Inspektur Upacara penyambutan dipimpin oleh Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono. 

Sejumlah tamu undangan turut hadir dalam upacara penyambutan di Lanud Adisutjipto ini.

Satu di antaranya Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X.

Baca juga: Persiapan di Lanud Adisutjipto Sambut Kedatangan Dua Jenazah TNI yang Gugur di Lebanon 

Sri Sultan HB X Sampaikan Belasungkawa

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X pun menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya dua prajurit TNI tersebut. 

Namun, pernyataan Sri Sultan HB X tidak sekedar ucapan simpati atas gugurnya generasi muda prajurit TNI yang sedang mengemban misi perdamaian di Lebanon, namun juga memberikan penekanan untuk mengungkap terang peristiwa yang terjadi.

Sri Sultan mendesak agar kesepakatan-kesepakatan international karena penugasan dari PBB bisa konsisten dilakukan.  

"Saya mengucapakan belasungkawa, tapi juga bagi saya ini peristiwa, harapan saya tidak terulang kembali. Bagaimana kesepakatan- kesepakatan international, karena penugasan dari PBB itu bisa konsisten dilakukan. Dengan meninggalnya, para generasi muda TNI kita, sehingga tuntutan kita di situ, PBB. Semoga itu bisa dilaksanakan dengan baik. Mengidentifikasi betul, ini kealpaan atau kesengajaan,"kata Sri Sultan, Sabtu (4/4/2026). 

Dibawa ke Rumah Duka

Upacara militer menyambut dua jenazah TNI ini berlangsung khidmat.

Kedua jenazah dibawa menggunakan peti, berbalut kain merah putih.

Setelah prosesi di Bandara Adisutjipto selesai, jenazah Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon segera dibawa ke rumah duka di wilayah Kulon Progo menggunakan ambulans.

Sementara itu, jenazah Sertu Ichwan langsung diberangkatkan menuju kampung halamannya di Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah.

Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, mengatakan kedua jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan di Kulon Progo dan Kota Magelang pada Minggu (5/4/2026) pukul 09.00 WIB pagi. 

Sedangkan Serka (Anumerta) Nur Ichwan akan dimakamkan di TMP Giri Dharmoloyo, Kota Magelang dengan Inspektur Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Budi Revita.

Sementara Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon dimakamkan di TMP Giripeni, Wates dengan Inspektur upacara Letnan Jenderal TNI Candra Wijaya, Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI dan didampingi perwira tinggi TNI yang ada di Yogyakarta.

Sejauh ini persiapan pemakaman telah dilakukan. 

"Pertama keluarga almarhum sudah ikut dari Jogja dan diberangkatkan. Untuk kesiapan di rumah duka sudah kami bantu dan dilaksanakan kegiatan penyiapan dengan baik dilokasi," katanya.(*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.