Real Madrid Terpuruk, 2025/2026 Jadi Musim Terburuk Kedua Sejak 2009, Arbeloa: Maaf
Ali yakub April 05, 2026 01:14 AM

Real Madrid kembali menelan hasil mengecewakan usai takluk 2-1 dari Mallorca pada matchday ke-30 Liga Spanyol 2025/2026, Sabtu (4/4/2026) malam WIB.

Kekalahan ini bukan sekadar kehilangan tiga poin, tetapi juga mempertegas musim buruk yang tengah dijalani Los Blancos.

Hasil negatif tersebut membuat Real Madrid telah menelan 10 kekalahan dari total 46 pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Catatan itu menjadi rekor terburuk kedua klub dalam 17 musim terakhir, sejak musim 2009/2010, dikutip dari X @OptaJose.

Satu-satunya musim yang lebih buruk adalah 2018/2019, ketika Madrid menelan 14 kekalahan dalam jumlah pertandingan yang sama.

Fakta ini menunjukkan bahwa performa tim ibu kota Spanyol sedang berada dalam fase yang jauh dari standar biasanya sebagai raksasa Eropa.

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tidak menutupi kekecewaannya usai pertandingan.

Alvaro Arbeloa akan memimpin pertandingan pertamanya saat Real Madrid melawan Albacete di Copa del Rey, Kamis (15/1/2026) pukul 03.00 WIB.
PELATIH REAL MADRID - Alvaro Arbeloa akan memimpin pertandingan pertamanya saat Real Madrid melawan Albacete di Copa del Rey, Kamis (15/1/2026) pukul 03.00 WIB. (Instagram Real Madrid)

Dalam konferensi pers, ia secara terbuka mengakui bahwa hasil ini memperkecil peluang timnya dalam perebutan gelar.

“La Liga lebih sulit daripada sebelum pertandingan ini,” ujar Arbeloa, dikutip dari Mallorcainforma.

“Tujuan kami adalah memenangkan delapan pertandingan liga terakhir," tambahnya.

Arbeloa menilai timnya tampil di bawah ekspektasi, terutama dalam hal mentalitas dan pengambilan keputusan di lapangan.

“Kami terlalu cemas, kurang sabar, dan tidak berpikir jernih. Mallorca memiliki lebih banyak energi.”

Ia juga menyoroti kerasnya persaingan di kasta tertinggi sepak bola Spanyol.

“Tanpa memberikan 200 persen kemampuan, kami tidak akan menang. Ini adalah level elit. Sedikit saja kehilangan fokus, Anda akan kebobolan," kata pelatih Real Madrid itu.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Real Madrid dalam perburuan gelar juara musim ini. 

Tambahan tiga poin yang gagal diraih membuat mereka berpotensi semakin tertinggal dari rival utama, Barcelona.

Barcelona sendiri dijadwalkan menghadapi Atletico Madrid beberapa jam setelah laga ini. 

Jika Blaugrana mampu meraih kemenangan, maka jarak poin di puncak klasemen bisa melebar menjadi tujuh angka.

Dalam nada introspektif, Arbeloa mengambil tanggung jawab penuh atas kekalahan tersebut.

“Kekalahan ini adalah milik saya dan permainan telah berakhir," jelas Arbeloa.

Meski demikian, ia meminta tim untuk segera bangkit dan mengalihkan fokus ke laga besar berikutnya di kompetisi Eropa dengan melawan Bayern Munchen di perempat final Liga Champions 2025/2026.

Real Madrid akan menjamu Bayern Munchen terlebih dahulu pada leg pertama di Santiago Bernabeu, Rabu (8/4/2026) pukul 02.00 WIB.

Dengan kian tertutupnya gelar juara Liga Spanyol, kompetisi Liga Champions bisa menjadi harapan yang paling realistis.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.