Harga Emas Hari Ini Minggu 5 April 2026: Antam, Galeri 24 hingga UBS
Hilda Rubiah April 05, 2026 09:11 AM

TRIBUNJABAR.ID - Berikut inilah daftar harga emas hari ini Minggu 5 April 2026, dari Antam, Galeri 24 hingga UBS.

Dilansir dari laman resmi Pegadaian dan Galeri 24 pada Minggu (5/4/2026) pagi, harga emas hari ini cenderung stabil setelah beberapa merangkak naik harga.

Biasanya harga emas fluktuasi yaitu perubahan harga secara tidak tetap (naik-turun) dalam jangka waktu tertentu.

Seperti pada akhir bulan Maret 2026, harga emas tiga merek Antam, Galeri 24 dan UBS yang sebelumnya tembus Rp 3 juta lebih per gram sempat anjlok mengalami penurunan harga.

Penurunan harga itu terjadi pada pekan keempat bulan Maret 2026 di mana harga emas anjlok dari harga tembus Rp 3 jutaan kini turun harga menjadi Rp2 jutaan.

Baca juga: Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini Minggu 5 April 2026 Se-Indonesia, Pertamax hingga Pertalite

Pada awal bulan April 2026 ini harga emas kembali melonjak menunjukkan tren positif meski diiringi fluktuasi

Per hari ini emas Galeri 24 dan UBS tampak stabil.

Lalu bagaimana dengan Antam.

Untuk diketahui naik atau turunnya harga emas dipengaruhi fluktuasi harga emas global, nilai tukar rupiah terhadap dolar, serta dinamika permintaan pasar domestik atau tinggi-rendahnya peminat.

Kenaikan dan penurunan harga emas ini perlahan tapi kenaikan harganya pasti dalam jangka panjang konsisten.

Berikut simak selengkapnya daftar harga emas hari ini Minggu 5 April 2026 dilansir dari laman resmi Pegadaian dan Galeri 24.

Harga emas Galeri 24 

0,5 gram: Rp1.505.000 
1 gram: Rp2.870.000 
2 gram: Rp5.672.000 
5 gram: Rp14.076.000 
10 gram: Rp28.076.000 
25 gram: Rp69.812.000 
50 gram: Rp139.514.000 
100 gram: Rp278.891.000 
250 gram: Rp695.513.000 
500 gram: Rp1.391.025.000 
1.000 gram (1 kg): Rp2.782.049.000

Harga emas Antam 

0,5 gram: Rp1.539.000 
1 gram: Rp2.972.000 
2 gram: Rp5.881.000 
3 gram: Rp8.795.000 
5 gram: Rp14.623.000 
10 gram: Rp29.188.000 
25 gram: Rp72.839.000 
50 gram: Rp145.595.000 
100 gram: Rp291.109.000

Harga emas UBS 

0,5 gram: Rp1.560.000 
1 gram: Rp2.885.000 
2 gram: Rp5.724.000 
5 gram: Rp14.144.000 
10 gram: Rp28.139.000 
25 gram: Rp70.209.000 
50 gram: Rp140.130.000 
100 gram: Rp280.150.000 
250 gram: Rp700.168.000 
500 gram: Rp1.398.692.000

Baca juga: Jelang Lebaran 2026: Gadai Jadi Andalan, Emas Jadi Pilihan Investasi

Cicil Emas Jadi Strategi di Tengah Fluktuasi Harga

Pergerakan harga emas yang sempat menyentuh Rp3 juta per gram kini memasuki fase koreksi. 

Harga emas global pada akhir Maret 2026 menunjukkan tren pemulihan teknikal ke level US$4.526 per ons troi setelah sempat tertekan oleh lonjakan harga energi dan ekspektasi suku bunga tinggi. Di pasar domestik Indonesia, harga emas Antam berada di kisaran Rp2.937.000 per gram. 

Kondisi ini dinilai sebagai momentum yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mulai mencicil investasi emas.

Dosen sekaligus Pengamat Ekonomi Universitas Islam Nusantara (Uninus), Mochammad Rizaldy Insan Baihaqqy, mengatakan koreksi harga saat ini merupakan hal wajar setelah lonjakan signifikan sebelumnya.

Rizaldy menyarankan masyarakat untuk tidak menunggu harga benar-benar turun dalam, melainkan mulai mencicil pembelian emas secara bertahap.

“Bagi masyarakat, kondisi saat ini justru dapat dimanfaatkan untuk mulai mengakumulasi emas secara bertahap. Strategi cicil atau dollar cost averaging lebih disarankan dibandingkan membeli dalam jumlah besar sekaligus, agar risiko fluktuasi harga dapat diminimalkan,” ujar praktisi keuangan ini, Senin (30/3/2026). 

Ia menyebut, emas masih relevan sebagai instrumen lindung nilai, namun masyarakat perlu memiliki perspektif jangka panjang dalam berinvestasi.

“Emas tetap relevan sebagai instrumen lindung nilai, namun investor sebaiknya tidak hanya berorientasi pada kenaikan harga jangka pendek, melainkan pada tujuan keuangan jangka panjang,” pungkasnya.

Menurutnya, fluktuasi harga emas saat ini mencerminkan pola “koreksi sehat” di pasar, dengan aksi ambil untung (profit taking) menjadi salah satu faktor utama yang menahan laju harga, meski secara fundamental emas masih ditopang kondisi global yang tidak menentu.

“Pergerakan harga emas saat ini menunjukkan pola koreksi sehat setelah sebelumnya mengalami rally yang cukup tinggi hingga menembus Rp3 juta per gram. Koreksi ke kisaran Rp2,8 juta mencerminkan adanya profit taking di pasar, namun secara fundamental, emas masih didukung oleh ketidakpastian global dan permintaan sebagai aset safe haven,” jelasnya.

Rizaldy menambahkan, peluang harga emas kembali menguat tetap terbuka. 

Bahkan, kata dia, bukan tidak mungkin kembali menguji level Rp3 juta per gram jika tekanan geopolitik dan ekonomi global berlanjut.

“Di sisi lain, jika tensi geopolitik dan tekanan ekonomi global berlanjut, emas berpotensi kembali menguat dan menguji level Rp3 juta per gram. Namun investor tetap perlu memperhatikan faktor suku bunga dan pergerakan dolar,” katanya.

Dalam jangka pendek, ia tidak menutup kemungkinan harga emas menyentuh Rp2,5 juta per gram, terutama jika terjadi penguatan dolar AS atau kebijakan suku bunga yang lebih ketat.

“Namun, selama kondisi geopolitik dan ekonomi global masih tidak stabil, tren jangka menengah emas cenderung tetap menguat dan berpotensi kembali menembus Rp3 juta per gram,” tambahnya.

Pergerakan emas saat ini sangat dipengaruhi oleh eskalasi konflik di Timur Tengah yang memicu kenaikan harga minyak mentah dan kekhawatiran inflasi global.

(Tribunjabar.id/Hilda Rubiah/Nappisah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.