Pulau Ondaro Morowali Tawarkan Keheningan di Tengah Hiruk Pikuk Kawasan Industri
mahyuddin April 05, 2026 04:22 PM

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI – Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, menawarkan spot tenang dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Namanya Pulau Ondaro, yang berada di Desa Bete-bete, Kecamatan Bahodopi.

Berbeda dengan pulau pada umumnya, Pulau Ondaro menawarkan konsep hunian di atas air.

Bangunan kayu yang ikonik berdiri kokoh di atas jernihnya air laut, menciptakan perpaduan estetika alami yang menyatu langsung dengan daratan pulau.

Pulau tak berpenduduk itu dirancang bagi pengunjung yang ingin bersantai bersama keluarga maupun sahabat. 

Pulau Ondaro sejatinya hanya berupa papan kayu yang menghubungkan gazebo-gazebo.

Baca juga: Air Terjun Salodik, Destinasi Wisata yang Tetap Berdenyut di Utara Luwuk

Beberapa Gazebo bahkan dilengkapi dipan dari rotan.

Bahkan, saat Tribun ke lokasi, terdapat pembakaran ikan bekas pakai di bagian dermaga Pulau Ondaro. 

Struktur bangunan kayu yang menempel langsung ke daratan sehingga pengunjung tak perlu khawatir saat cuaca ekstrem.

Tersedia tiga kamar toilet permanen yang bersih untuk kenyamanan pengunjung selama berada di lokasi.

Hanya saja, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan bagi petualang yang ingin berkunjung ke Pulau Ondaro.

Karena letaknya yang berada di tengah laut, ketersediaan air bersih atau tawar masih sangat terbatas.

Pulau Ondaro 2
PULAU ONDARO - Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, menawarkan spot tenang dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Namanya Pulau Ondaro, yang berada di Desa Bete-bete, Kecamatan Bahodopi.

Sebaiknya Anda membawa stok air bersih sendiri dari daratan untuk keperluan konsumsi maupun bilas ringan.

Kejernihan air di sekitar Pulau Ondaro memungkinkan Anda melihat dasar laut langsung dari atas gazebo.

Suasananya yang privat menjadikan Pulau Ondaro lokasi ideal untuk self-healing, memancing, atau sekadar menikmati matahari terbenam (sunset) yang spektakuler di ufuk Morowali.

Untuk menjangkau Pulau Ondaro sangat mudah.

Baca juga: Buka Festival Montunu Hulu, Bupati Morowali Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Lokal

Dari Kantor Bupati Morowali, Anda harus mencari rental kendaraan roda dua maupun roda empat menuju dermaga Desa Bete-bete.

Perjalanan dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam itu melalui kawasan industri di Bahodopi.

Dari dermaga Desa Bete-bete Anda menyewa perahu dengan tarif Rp 50 ribu per orang.

Sebaiknya Anda ke Dermaga pagi hari untuk mengecek perahu yang akan berangkat.

Pastikan bekal makanan dan minuman tersedia di dalam tas karena tak ada kios di Pulau Ondaro.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.