WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Isu kedekatan antara Reza Arap dan Fuji Utami yang ramai dijuluki 'Furab' di media sosial masih jadi buah bibir.
Setelah Fuji sebelumnya irit bicara, kini giliran musisi sekaligus streamer, Reza Arap yang irit bicara.
Saat ditemui awak media, Arap memilih irit bicara dan beberapa kali merespons dengan tawa kecil ketika ditanya soal Furab.
“Ahsssttt,” ujar Reza Arap sambil tersenyum di kawasan Cirendeu Tangerang Selatan, Jumat (3/4/2026)
Saat ditanya apakah ia merasa terganggu dengan berbagai spekulasi yang beredar, Arap kembali memilih diam dan hanya tertawa kecil tanpa memberikan penjelasan.
Namun, ia sempat mengonfirmasi bahwa dirinya memang sempat bertemu dengan Fuji ketika keduanya sama-sama hadir di acara Tedak Siten Erika Carlina.
“Ketemu, ngobrol kok,” katanya sambil tersenyum.
Meski begitu, ketika didesak mengenai seperti apa hubungan mereka setelah ramai dijodoh-jodohkan, Arap lagi-lagi menghindar.
Ia hanya tertawa tanpa memberikan jawaban pasti, seolah enggan memperkeruh spekulasi yang sudah beredar luas.
Sembari berusaha menginggalkan awak media, dari dalam mobil Arap minta didoakan yang terbaik ketika terus didesak soal perjodohan dengan Fuji.
"Mohon maaf ya, mohon maaf ya. Doain yang baik-baik aja,” ucapnya.
Sekedar informasi, tren “Furab” mulai ramai setelah Fuji hadir sebagai bintang tamu di program YouTube “Marapthon” milik Reza Arap.
Dalam konten itu, Arap terlihat salah tingkah saat menyambut kehadiran Fuji, yang kemudian memicu berbagai reaksi gemas dari penonton.
Sejati gosip Fuji dan Arab sudah ada sejak tahun lalu, tapi kembali muncul tahun ini. Hal itu dipicu karena pertanyaan tak terduga Reza Arap di salah satu episode Marapthon.
Dalam momen itu, Arap tiba-tiba saja menanyakan soal status Fujinya, apakah masih single atau sudah punya pasangan.
“Fuji single gak, sih?” celetuk Reza Arap dengan nada santai.
Pertanyaan Arap ini sontak mengejutkan Aloy yang sedang asyik rebahan dan mulai meledek Reza Arap.
“Fuji! Kamu dicariin. Are you single or no?” kata Aloy merespons pertanyaan dari Reza Arap saat itu.
Potongan klip yang menampilkan interaksi Reza Arap dan Aloy ini pun langsung ramai dibagikan ulang ke media sosial. Akhirnya, istilah Furab kembali viral diperbincangkan oleh netizen.
Tanggapan Fuji
Lantas bagaimana respon Fuji An usai dijodoh-jodohkan dengan Reza Arap? Adik Fadly Faisal itu buka suara.
Fuji tak bisa menahan ulah Warganet yang menjodoh-jodohkan dirinya dengan pentolan grup band Weird Genius itu.
"Aku engga apa-apa, aku berterima kasih (atas perjodohan)," kata Fuji An ketika ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Fujianti Utami Putri itu pun tidak risih dengan perjodohannya dengan Reza. Tapi ia tak bisa melarang ulah dari warganet yang terus menggemakan 'Furap'.
"Engga apa-apa, aku mah selow," ucap wanita berusia 23 tahun ini.
Namun Fuji An hanya mengeluarkan satu permintaan usai dijodoh-jodohkan dengan Reza Arap, tujuan permintaannya itu supaya tak membuatnya risih di kemudian hari.
"Kalau-kalau aku nggak apa-apa, tapi jangan nge-tag ke aku ya," ujar Fuji An.
Baca juga: Pasrah soal Pasangan, Selebgram Fuji An Ingin Menikah di Usia Muda
Warganet gaungkap Furap
Seperti diketahui, fenomena warganet yang menggaungkan “Furap” menjadi perbincangan hangat di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.
Istilah ini merujuk pada penjodohan antara Fujianti Utami Putri dan Reza Arap yang mencuri perhatian publik setelah keduanya tampil dalam satu program yang sama.
Awalnya, interaksi keduanya di layar kaca dianggap biasa saja.
Namun, chemistry yang dinilai natural oleh penonton justru memicu spekulasi dan harapan dari warganet. Banyak yang menilai keduanya terlihat cocok, baik dari segi kepribadian maupun cara berkomunikasi yang santai.
Media sosial pun dengan cepat menjadi ruang amplifikasi. Tagar #Furap bermunculan dan menyebar luas di berbagai platform, mulai dari X hingga TikTok.
Konten berupa potongan video, editan foto, hingga komentar dukungan semakin memperkuat narasi bahwa keduanya layak dipasangkan.
Fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya peran warganet dalam membentuk opini publik, bahkan hingga ranah personal selebritas.
Dukungan yang awalnya sekadar candaan perlahan berubah menjadi gerakan kolektif yang masif dan terus berulang.
Di sisi lain, momen ini juga memperlihatkan bagaimana budaya “shipping” atau menjodoh-jodohkan figur publik telah menjadi bagian dari dinamika fandom digital.
Warganet tidak hanya menjadi penonton pasif, tetapi juga aktif membangun cerita dan harapan mereka sendiri.
Meski demikian, respons dari Fuji sendiri terbilang santai.
Ia mengaku tidak mempermasalahkan perjodohan tersebut dan bahkan berterima kasih atas perhatian yang diberikan.
Sikap ini justru membuat banyak penggemar semakin menyukai kepribadiannya yang dianggap rendah hati.
Namun, Fuji tetap memberikan batasan.
Ia meminta agar warganet tidak berlebihan, terutama dengan tidak menandai akun pribadinya dalam unggahan terkait “Furap”.
Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga ruang pribadi di tengah sorotan publik yang begitu besar.
Fenomena ini juga mencerminkan bagaimana kehidupan selebritas kerap menjadi konsumsi publik yang tak terbendung.
Setiap interaksi kecil dapat dengan cepat berkembang menjadi narasi besar yang sulit dikendalikan.
Bagi sebagian orang, tren seperti “Furap” hanyalah hiburan semata. Namun bagi figur yang terlibat, hal tersebut bisa berdampak pada kenyamanan dan kehidupan pribadi, terutama jika ekspektasi publik terlalu tinggi.
Pada akhirnya, fenomena “Furap” menjadi contoh nyata bagaimana kekuatan media sosial mampu menciptakan tren dalam waktu singkat.
Di tengah antusiasme tersebut, penting bagi warganet untuk tetap bijak dan menghormati batasan pribadi para figur publik yang mereka dukung.