Jakarta (ANTARA) - Televisi Republik Indonesia (TVRI) mengimbau masyarakat Indonesia untuk memindai ulang siaran televisinya agar muncul dua kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport guna bisa menikmati siaran Piala Dunia 2026.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama LPP TVRI Rika Damayanti dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan, TVRI telah melakukan berbagai persiapan maksimal agar momentum Piala Dunia kali ini dapat dinikmati seluruh masyarakat di Indonesia.

Ia pun berharap masyarakat kembali melakukan pemindaian siaran, agar TVRI hadir di layar televisi, sehingga dapat menyaksikan Piala Dunia bersama keluarga.

“TVRI adalah rumah bangsa, rumah kita bersama. Siaran Piala Dunia bukan hanya sekadar tontonan, tapi juga sebuah momen mempererat kebersamaan keluarga dan masyarakat," kata Rika.

Selain menghadirkan siaran, kata dia, TVRI juga menyediakan berbagai informasi pendukung termasuk akses barcode terkait siaran Piala Dunia.

Menurut dia, langkah ini menjadi upaya TVRI dalam mengedukasi masyarakat agar mudah mengakses informasi dan tayangan.



"Melalui siaran Piala Dunia 2026, TVRI dapat menghadirkan pengalaman menonton yang mudah diakses dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar Rika.

Sementara itu, TVRI dalam kegiatan Fun Walk Bola Gembira di kawasan car free day (CFD), Jakarta, pagi tadi, mengimbau masyarakat untuk memindai ulang siaran televisinya agar muncul dua kanal ini dalam rangka menikmati perhelatan global tersebut.

Teknisi Transmisi TVRI Gempur mengatakan TVRI terus mengupayakan agar siaran Piala Dunia 2026 mudah diakses dan dinikmati oleh seluruh masyarakat mengingat jangkauan siaran TVRI sudah meliputi hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Hanya saja, saat ini kanal TVRI masih banyak yang belum tersedia di layar televisi masyarakat. Hal ini dikarenakan terdapat masyarakat yang belum melakukan pemindaian ulang kanal televisi, sehingga kanal TVRI tidak muncul di layar televisi.

Menindaklanjuti kondisi tersebut sebagai official broadcaster, TVRI terus memasifkan sosialisasi dan edukasi agar masyarakat dapat menonton Piala Dunia yang disiarkan pada Juni hingga Juli 2026.



TVRI menyiarkan Piala Dunia di dua kanal yakni TVRI Nasional dan TVRI Sport.

"Menonton Piala Dunia di TVRI itu mudah sekali, cukup ada televisi, antena, dan scan ulang siaran. Setelahnya, masyarakat dapat menikmati tayangan Piala Dunia dengan keluarga," Gempur.

Dia menjelaskan, pemindaian ulang televisi ini diperlakukan agar mendapatkan siaran TVRI. Pemindaian ini dapat digunakan baik TV yang menggunakan set top box maupun TV digital.

"Arahkan antena anda ke pemancar TVRI terdekat. Kalau antena di dalam rumah, pindahkan ke luar rumah agar mudah mendapatkan sinyal TVRI. Setelah di-scan, nanti akan muncul kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport," terangnya.

Menjelang Piala Dunia ini, kata dia, kualitas siaran TVRI di berbagai daerah juga sudah dioptimalkan dengan baik, termasuk di wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T).

Ia mengakui kualitas sinyal di sejumlah wilayah masih ada yang ditemukan lemah yang umumnya disebabkan oleh bangunan atau kondisi lingkungan sekitar.

"Lemahnya sinyal TVRI di berbagai daerah bukan karena keterbatasan jangkauan siaran, karena kami sudah memaksimalkan. Jadi secara teknis, masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses siaran," ujar Gempur.