Muscab PKB Bantul 2026, Ada 6 Nama Diusulkan Jadi Calon Ketua dan Wajib Ikut UKK
Muhammad Fatoni April 05, 2026 08:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Bantul mengusulkan enam kandidat Ketua DPC PKB Bantul periode 2026-2031 dalam pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Bantul di Grand Rohan Jogja, Minggu (5/4/2026).

Ketua Dewan Tanfidz Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB DIY, Umaruddin Masdar, berujar enam kandidat tersebut terdiri atas Abdul Halim Muslih (Ketua DPC PKB Bantul sekaligus Bupati Bantul), Subhan Nawwawi (anggota DPRD Bantul), Suradal (Wakil Ketua I DPRD Bantul), Mahmudin (anggota DPRD Bantul), Muhammad Agusalim (anggota DPRD Bantul), dan Aslam Ridlo (anggota DPRD DIY).

"Mereka akan mengikuti UKK. Kalau pengalaman hasil Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) butuh waktu sekitar satu setengah bulan, karena ada dua tahapan UKK. Satu psikotes dan kedua wawancara kinerja kapasitas. (Jadwal ditetapkan) yang jelas pada momen Harlah PKB 23 Juli 2026. Itu DPC se-Indonesia dilantik bersama," katanya kepada wartawan usai Muscab PKB Kabupaten Bantul.

Disampaikannya, enam nama yang diusulkan tersebut harus mengikuti UKK.

Bilamana tidak mengikuti UKK, maka kandidat dinyatakan mengundurkan diri.

Ia pun memastikan bahwa Abdul Halim Muslih yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Bantul tetap akan mengikuti UKK.

"Nanti di UKK itu ada psikotes. Karena, kami ingin menguji kesiapan pengetahuan, mental, dan sebagainya. Semua kita uji. Rencana, kami akan bekerja sama dengan lembaga psikologi. Terus dilanjutkan ujian oleh para wakil Ketum DPP PKB di Jakarta. Jadi ada dua tahap UKK," ujarnya.

Anggota DPR RI, H Hasbiallah Ilyas atau yang kerap disapa Bang Haji, menjelaskan, nama enam kandidat tersebut muncul merupakan hasil dari pemetaan dan usulan dari peserta termasuk jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) PKB di Bumi Projotamansari.

"Jadi, kami terbuka. Semua yang diusulkan, kita akan sampaikan ke Dewan Pengurus Pusat (DPP). Kita lihat nanti hasil UKK-nya. Mungkin semua berdasarkan hasil UKK. Yang jelas saat ini sudah ada enam kandidat yang akan diusulkan," tutur dia.

Baca juga: Strategi Dinas Kebudayaan Bantul Genjot Kunjungan ke Museum

Akhir Kepengurusan 2021-2026

Ketua DPC PKB Bantul, Abdul Halim Muslih, memaparkan bahwa Muscab PKB Bantul ini menandai berakhirnya kepengurusan periode 2021-2026.

Dalam pelaksanaannya sudah ada beberapa agenda yang dilaksanakan mulai dari penilaian terhadap pelaporan pertanggungjawaban keuangan, kinerja, hingga program kerja.

"Itu sudah dilalui dan oleh pimpinan sidang dari DPP didampingi sekretaris sidang. Tadi, mereka sudah menyampaikan para kandidat Ketua DPC periode 2026-2031, untuk selanjutnya mengikuti UKK, ffit and proper test di DPP PKB di Jakarta. Karena, PKB telah berubah di dalam sistem pemilihan ketua," ujarnya.

Adapun sistem pemilihan ketua DPC yang telah dilakukan sebelumnya yakni voting dan musyawarah mufakat.

Namun, kali ini, pemilihan ketua dilakukan dengan sistem fit and proper test, sehingga semua kandidat diundang ke Jakarta untuk menentukan hasilnya.

Siapapun yang dipilih itu hak prerogatif Ketua Umum DPP PKB.  

"Saya sudah empat kali (jadi Ketua DPC PKB Bantul). Tadi di awal, saya sudah berpidato. Mbok Saya jangan direkomendasikan. Saya bilang begitu kepada teman-teman, peserta Muscab. Saya ini sudah empat kali menjadi ketua, enggak baik untuk partai sebesar PKB yang kadernya banyak dan yang lebih baik dari Saya itu banyak sekali. Tapi ternyata, masih muncul nama Saya di dalam rekomendasi itu," terangnya.

Kendati begitu, ia akan bersikap sami'na wa atho'na atau bersikap mendengar dan patuh/taat.

Sebagai bagian partai, ia mengaku tidak boleh berperilaku keras kepala apabila sudah diberikan mandat atau instruksi.

Sebab, dia sudah terikat doktrin ketaatan dan kepatutan kepada pimpinan dan peserta Muscab.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.