TRIBUNJATTENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meluncurkan program insentif pajak berupa diskon sebesar 10 persen untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Dijelaskan, kebijakan ini digulirkan secara khusus sebagai kado manis bagi masyarakat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-479 Kota Semarang, sekaligus menghadirkan layanan jemput bola melalui program "Pakdesemar Jalan-Jalan".
Baca juga: Harga Plastik di Semarang Melonjak 50 Persen, Pedagang Pasar Tradisional Dilema Naikkan Harga
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menyatakan, pemberian diskon ini merupakan bentuk rasa syukur serta apresiasi pemerintah atas dukungan warga terhadap kemajuan ibu kota Jawa Tengah tersebut.
"Dalam momentum spesial Hari Jadi ke-479 Kota Semarang, kami ingin memberikan kado spesial bagi warga melalui diskon PBB sebesar 10 % . Ini adalah bentuk terima kasih kami atas peran serta seluruh masyarakat dalam menjaga dan membangun kota ini bersama-sama," kata Agustina dalam keterangannya, Minggu (5/4/2026).
Program diskon PBB 10 % itu berlaku sejak 3 Maret dan diperpanjang hingga 31 Mei 2026.
Perpanjangan itu mencakup kebijakan bebas denda tunggakan (dari tahun 2020 hingga 2025).
Selain itu, masyarakat juga bisa memanfaatkan program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yakni "GAS JATENG" yang memberikan diskon Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 5 % serta pengurangan tunggakan pokok dan sanksi administrasi yang berlaku mulai 20 Februari hingga 31 Desember 2026.
"Periode pelaksanaan diskon PBB ini sekitar dua bulan lebih, jadi masyarakat punya banyak waktu. Kami juga mendorong masyarakat memanfaatkan program GAS JATENG untuk diskon PKB 5 % yang bisa dibayarkan langsung melalui Samsat maupun secara online demi kemudahan dan keringanan bersama," lanjutnya.
Sementara itu, lanjutnya, Pemkot Semarang melalui Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda menyiagakan Mobil Keliling 'Pakdesemar' di berbagai titik keramaian seperti area Car Free Day (CFD) Simpang Lima, CFD Kalibanteng, dan pasar UMKM Setiabudi, Banyumanik.
Layanan ini juga menyediakan suvenir bagi wajib pajak yang melakukan transaksi di tempat serta fasilitas konsultasi pajak daerah secara langsung.
"Kami jemput bola dengan menghadirkan layanan mobil keliling di lokasi CFD agar warga bisa membayar pajak sambil berolah raga. Selain itu, petugas kami siap memberikan edukasi agar masyarakat semakin paham mengenai manfaat pajak yang mereka bayarkan," tambahnya.
Baca juga: Aroma Kayu Manis Toko Kue Gambang Menghidupkan Roh Ganjel Rel di Sudut Pasar Johar Semarang
Kombinasi berbagai insentif fiskal ini diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran rutin masyarakat.
Dengan sinergi antara kebijakan kota dan provinsi, warga Semarang kini memiliki kesempatan luas untuk melunasi kewajiban perpajakan mereka dengan lebih hemat.
"Kado ulang tahun kota Semarang ini diharapkan dapat meringankan beban finansial keluarga di kota Semarang sekaligus memudahkan urusan administratif warga," imbuhnya. (idy)