- Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta para prajurit TNI yang berjuang bertugas di Lebanon agar menjaga diri baik-baik.
Presiden ke-6 itu mengingatkan para prajurit bahwa keluarga menanti mereka pulang ke Indonesia.
Pesan itu disampaikan SBY melalui cuitannya di media sosial X-nya pada Minggu (5/4/2026).
Dalam cuitannya, SBY turut merespons gugurnya tiga prajurit TNI Lebanon akibat serangan Israel.
Pihaknya mendesak PBB melakukan investigasi atas kejadian itu.
Kendati tak mudah dilakukan, SBY tetap mendorong PBB melakukan investigasi secara transparan.
SBY mendukung langkah Presiden Prabowo yang mendesak PBB adil dalam melaksanakan investigasi peristiwa tersebut.
"Sebagai seorang sesepuh dan senior TNI, saya sampaikan kepada para prajurit Kontingen Garuda XXIII/S yang masih berada di Lebanon untuk tetap bersemangat dalam mengemban tugas mulia. Do your best dan jaga diri baik-baik. Keluarga yang mencintai kalian menunggu kehadiran kembali di Tanah Air," tulis SBY dalam akun X-nya, Minggu (5/4/2026).
Lanjut, dalam cuitannya, SBY menyebut memiliki kewajiban moral untuk ikut memperjuangkan keadilan bagi prajurit TNI yang menjadi korban di Lebanon.
Pihaknya mengungkit perannya selama masih menjabat sebagai Presiden di masa lalu.
SBY menyebut, saat itu dirinya berinisiatif dan mengusulkan PBB agar segera mengirimkan satu batalion pasukan Indonesia.
Menurutnya, hal itu penting dilakukan sebagai bagian dari Pasukan Pemeliharaan Perdamaian PBB di Lebanon.
Ia menjelaskan, pasukan itu dilakukan pertama kali pada saat perang antara Israel dan Lebanon pecah pada Agustus 2006.
Pihaknya turut mengenang, yakni saat itu DK PBB belum melakukan langkah-langkah yang efektif untuk menghentikan perang.
Mengingat saat itu, insiden tersebut merenggut banyak korban.