TRIBUN-TIMUR - Pengurus Beasiswa Unggulan Indonesia Timur (BU INDOTIM) menggelar kegiatan Halalbihalal di Rewako Coffee House, Makassar, Sabtu (4/4/2026).
Sekitar 60 alumni dan awardee hadir dalam ajang silaturahmi ini.
Pertemuan tersebut menjadi momen temu kangen yang penuh cerita serta kesempatan memperluas jejaring di Indonesia Timur.
Tema kegiatan ini adalah “Menyambung Silaturahmi, Mempererat Persaudaraan”.
Peserta yang hadir berasal dari beragam latar belakang akademik dan daerah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga dimaknai sebagai ruang strategis untuk membangun kolaborasi dan sinergi antar alumni dan awardee.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Pembina Forum Awardee Beasiswa Unggulan Indonesia Timur, Imran Syuaib.
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa pelaksanaan Halalbihalal ini memiliki makna istimewa karena merupakan kegiatan perdana sejak forum ini terbentuk.
Menurutnya, momen ini menjadi penanda bahwa Forum BU INDOTIM terus tumbuh sebagai ruang persaudaraan yang hidup, dinamis, dan relevan bagi seluruh alumni dan awardee.
“Halalbihalal ini bukan sekadar ajang temu kangen setelah Idulfitri, tetapi juga menjadi langkah awal yang baik untuk memperkuat tradisi kebersamaan dalam forum,” ujarnya.
Ia juga mendorong seluruh alumni dan awardee untuk terus menjaga semangat kebersamaan, memperluas jejaring, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat sesuai dengan bidang masing-masing.
Plt Ketua Forum BU INDOTIM, Nur Wahidah Usman, turut memberikan sambutan. Ia menyebut kegiatan ini penting untuk mempererat hubungan antarpenerima beasiswa.
Menurutnya, forum juga perlu terus menjaga identitas kolektif sebagai komunitas yang aktif dan berdampak.
Ia menekankan bahwa silaturahmi yang dibangun tidak boleh berhenti pada pertemuan seremonial semata, tetapi juga harus berlanjut dalam bentuk kerja sama konkret, program bersama, serta penguatan peran alumni dan awardee di berbagai sektor.
“Tema yang kita usung hari ini bukan hanya slogan, tetapi harapan bersama agar Forum BU INDOTIM semakin kokoh sebagai rumah besar alumni dan awardee. Kami ingin forum ini terus hidup, saling menguatkan, dan menjadi ruang bertumbuh bersama untuk memberi manfaat yang lebih luas,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, hikmah Halalbihalal disampaikan oleh Putra Rajawijaya. Putra merupakan awardee BU S1 dan S2.
Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta memperkuat kepedulian sosial di antara sesama alumni dan awardee.
Menurutnya, forum yang kuat tidak hanya dibangun dari kedekatan emosional, tetapi juga dari kesediaan untuk saling menasihati, mendukung, dan berjalan bersama dalam hal-hal yang membawa manfaat.
Sebagai informasi, Beasiswa Unggulan merupakan program bantuan pendidikan dari pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Program ini ditujukan bagi masyarakat berprestasi maupun penyandang disabilitas. Penerima dapat menempuh pendidikan jenjang sarjana (S1), magister (S2), hingga doktor (S3), baik di dalam maupun luar negeri.
Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, serta dukungan akademik lainnya.(*)