TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, menekankan pentingnya kesamaan visi antara legislatif dan eksekutif dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembangunan Keluarga.
Menurut Farah, kesamaan pandangan menjadi kunci agar regulasi yang disusun mampu menjawab persoalan keluarga secara menyeluruh dan tidak bersifat parsial.
“Kesamaan visi ini sangat krusial supaya tujuan dari Raperda bisa benar-benar tercapai,” kata Farah dalam keterangannya, Minggu (5/4/2026).
Ia menilai, seluruh pihak perlu memiliki pemahaman yang sama terkait indikator keluarga berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan.
Farah menjelaskan, keluarga berkualitas tidak bisa dilihat hanya dari satu aspek saja.
Ada sejumlah indikator yang harus diperhatikan, mulai dari tumbuh kembang anak, akses pendidikan, kondisi ekonomi, hingga terbebas dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
“Apa dasar keluarga berkualitas? Anak tumbuh baik dan bisa bersekolah, itu salah satu indikator,” kata dia.
Lebih lanjut, Farah menegaskan bahwa pembahasan Raperda tidak boleh dilakukan secara parsial.
Ia meminta seluruh pemangku kepentingan menyatukan perspektif agar visi dan tujuan regulasi dapat berjalan selaras.
“Kita harus punya pemikiran yang sama agar visi dan tujuan Raperda ini selaras,” ucapnya.
Selain itu, Farah juga menyoroti maraknya kasus perceraian di usia produktif.
Ia menyebut, banyak pasangan yang menikah selama 5 hingga 10 tahun berakhir dengan perceraian, bahkan terjadi di kalangan ekonomi mapan.
“Bukan hanya ekonomi, tapi juga persoalan psikologis dan mental,” jelasnya.
Melalui Raperda Pembangunan Keluarga ini, Farah berharap dapat memperkuat ketahanan keluarga di Jakarta.
Upaya tersebut mencakup dukungan kesehatan mental, perlindungan perempuan dan anak, serta peningkatan kualitas hubungan dalam keluarga.
“Perda ini harus bisa menjawab tantangan itu, tidak sekadar soal ekonomi, tapi juga aspek psikologis,” pungkasnya.
Baca juga: Daftar Fakta Ayah Pengantin Tewas saat Acara Pernikahan, Dianiaya Preman yang Ingin Beli Miras
Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Kalbar: Tragedi Maut Bus Terguling, 1 Korban Tewas & Penumpang Lain Dirawat
Baca juga: UPDATE Super League:Persija Kena PHP Bhayangkara, Jalan Juara Terjal, Persib Berpeluang Kunci Puncak