SURYA.CO.ID SURABAYA - Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Jawa Timur menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2026, Minggu (5/4/2026).
Ajang ini menjadi momentum transformasi olahraga domino dari sekadar permainan rakyat menjadi cabang olahraga prestasi yang bergengsi dan profesional.
Ketua Umum ORADO Jatim, Mahenda Abdillah Kamil, mengungkapkan kompetisi ini diikuti oleh 64 tim terbaik yang merupakan pemenang dari seleksi di tingkat Pengcab (Pengurus Cabang) 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.
“Hari ini sudah memasuki babak 8 besar. Fokus utama kami adalah melahirkan atlet terbaik untuk mewakili Jawa Timur di Kejurnas Jakarta pada 24–26 April mendatang. Kami tidak ingin sekadar datang, kami ingin pulang membawa medali," ungkapnya.
Sebagai persiapan menuju Kejurnas, para pemenang Kejurprov akan langsung menjalani Training Camp (TC) intensif selama tiga hari di Surabaya. Mahenda juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan perubahan paradigma masyarakat terhadap domino.
Baca juga: Orado Jatim Terbentuk di 38 Daerah, Bidik Domino Jadi Cabor PON
“Domino sekarang sudah naik kelas. Ini soal ketangkasan, strategi berpikir, fisik, dan disiplin. Orang tua tidak perlu khawatir anaknya bergabung dengan ORADO karena target kami adalah prestasi," tambah Mahenda.
Senada, Humas PB ORADO, Jhon LBF, yang hadir mewakili Ketua Umum PB ORADO sangat mengapresiasi gelaran tersebut.
Menurutnya, Domino bukan lagi permainan di pos ronda, tetapi ini adalah transformasi.
“Kami ingin menjadikan ORADO sebagai breakthrough dan benchmark olahraga bergengsi. Fokus kita adalah kesejahteraan atlet, negara harus hadir mendukung karena menjadi atlet domino kini bisa menjanjikan jenjang karier," ujarnya.
Dukungan strategis juga datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur. Wakil Ketua KONI Jatim, Zainal Arifin menyatakan kekagumannya atas kecepatan perkembangan ORADO yang dalam waktu singkat telah terbentuk di 38 Kabupaten/Kota di Jatim.
"Kami berharap ORADO segera menjadi anggota resmi KONI. Targetnya, pada Porprov Jatim Juni 2027 mendatang, domino sudah bisa dipertandingkan sebagai cabang olahraga prestasi," katanya.
Baca juga: Bukan Cuma Hobi, Intip Serunya Kejurkab Olahraga Domino Pertama di Gresik
Zainal juga menyoroti kemandirian organisasi ORADO dan potensi besar yang dimiliki, karena banyak kepengurusan di daerah dipimpin oleh tokoh-tokoh strategis.
"Kami menyarankan agar turnamen ke depan juga digelar di berbagai daerah untuk mendukung sport tourism," tandasnya