Laporan Yusron Naufal Putra
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pemerataan akses pendidikan menjadi faktor penting dalam menyongsong target Indonesia emas 2045.
Adapun upaya pemerataan pendidikan sekaligus pengentasan kemiskinan yang perlu didukung bersama adalah program Sekolah Rakyat.
Program tersebut merupakan salah satu program prioritas pemerintah di era Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai informasi, Sekolah Rakyat adalah program pendidikan berasrama gratis untuk anak dari keluarga prasejahtera yang diantara tujuannya adalah memutus rantai kemiskinan.
Anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso menegaskan, pemerataan pendidikan memang sangat penting untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
Sebab, Pendidikan menjadi salah satu tolok ukur penting termasuk untuk daerah.
Penegasan ini disampaikan Cahyo saat berbincang dalam Podcast Ngobrol Bareng Dewan di Studio TribunJatim Network.
Dalam Podcast yang dipandu oleh Jurnalis Senior Harian Surya Mujib Anwar ini, Cahyo memaparkan pentingnya sektor pendidikan.
Baca juga: Diskominfo Jatim Tekankan Peran Orang Tua dalam Pencegahan Anak Kecanduan Gawai
Menurut Cahyo, sebagai anggota DPRD ia mengawal betul sektor pendidikan ini.
"Kami bersama pemerintah provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk membangun kualitas pelayanan pendidikan yang baik," ungkap Cahyo, Minggu (5/4/2026).
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Surabaya ini bersukur pemerintah saat ini yang dikomandoi oleh Presiden memiliki program Sekolah Rakyat sebagai bentuk pemerataan akses pendidikan sekaligus upaya pengentasan kemiskinan. Terlebih Jawa Timur memiliki banyak Sekolah Rakyat.
Setidaknya, saat ini sudah berjalan sebanyak 26 lokasi Sekolah Rakyat. Jumlah ini menjadikan Provinsi Jawa Timur sebagai daerah yang memiliki banyak titik Sekolah Rakyat. Apalagi, penambahan lokasi akan terus dilakukan. Sehingga, semakin meneguhkan posisi Jawa Timur.
"Sekolah rakyat ini sesuatu yang luar biasa. Kami juga sudah melihat di beberapa sekolah rakyat yang ada di Jawa Timur."
"Hampir semuanya, saya yakin bahkan semuanya mungkin ya, sangat bersyukur dengan adanya sekolah rakyat ini," ungkap Cahyo yang merupakan politisi muda ini.
Sekolah Rakyat yang digagas Pemerintah pusat ini dinilai menjadi solusi. Terlebih, dari segi fasilitas sangat memadai di mana juga sudah memakai kecanggihan teknologi dalam proses belajar mengajar. Disamping itu, juga memfasilitasi berbagai aspek pengembangan diri.
Menurut Cahyo, ini selaras dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto.
"Bahwa beliau ingin pelayanan publik publik sektor pendidikan kita tidak hanya mencetak generasi muda yang intelektual tetapi harus memiliki karakter yang berbeda," jelas Cahyo.
"Identitas kebangsaannya harus ada. Dan itu salah satu sepatutnya dijalankan melalui sekolah rakyat. Selain sekolah formal lainnya yang sudah berjalan yang sekarang ada penyesuaian kurikulum," tambah Cahyo.
Lebih jauh, Cahyo optimistis dengan pemerataan akses pendidikan baik sekolah yang sudah ada maupun sekolah rakyat yang kini tengah gencar dilakukan maka cita-cita untuk Indonesia Emas 2045 akan terwujud.
Menyiapkan generasi emas mendatang dimulai penguatan sektor pendidikan dari saat ini.
Optimisme Cahyo ini juga lantaran ia menilai bahwa kolaborasi sektor pendidikan juga menjadi komitmen bersama antara Pemerintah pusat dengan provinsi.
DPRD sebagai bagian dari pemerintah di daerah memastikan bakal terus mengawal cita-cita besar ini.
Ia memandang bahwa penguatan sektor pendidikan untuk menghasilkan generasi yang tidak saja cerdas dan berakhlak namun juga kompetitif dan inovatif sehingga mampu menyesuaikan perkembangan zaman.
"Jadi kami rasa kalau kita ingin menyambut Indonesia Emas 2045, kalau kita memang betul-betul ingin menjadikan negara kita maju dan salah satu tolak ukur dari indikator dari kemajuan suatu bangsa adalah sudah memiliki akses pendidikan yang berkualitas, inklusif dan merata," tandas Cahyo.