Rp3 M untuk Dermaga Pulau Lanjukang Makassar, RTQ: Warga Juga Butuh Pemecah Ombak
Hasriyani Latif April 05, 2026 10:20 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar mematangkan rencana pengembangan sektor pariwisata bahari dengan menjadikan Pulau Lanjukang sebagai proyek percontohan (pilot project) pada 2026.

Dinas Pariwisata Makassar menyiapkan anggaran Rp3 miliar untuk pembangunan deramaga.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Akhmad Hendra Hakamuddin mengatakan pengembangan ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah kota dalam mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu pilar utama pembangunan.

"Salah satu sektor pariwisata yang diamanatkan adalah sektor bahari, di mana kita memiliki potensi pulau," katanya, saat ditemui di Gedung sementara DPRD Makassar, Kamis (2/4/2026).

Pulau Lanjukang dipilih sebagai percontohan karena dinilai memiliki potensi wisata yang menjanjikan. 

Pemkot telah menyiapkan berbagai tahapan, mulai dari perencanaan hingga pengadaan fasilitas pendukung yang ditargetkan mulai berjalan tahun ini.

"Dermaga ini adalah dermaga wisata, bukan dermaga transportasi. Dari segi desain dan peruntukannya pun berbeda," kata Hendra.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pengalaman wisata secara menyeluruh bagi pengunjung.

“Kami sudah merencanakan beberapa hal, bukan hanya fasilitas, tapi juga konten yang ada di pulau tersebut nantinya, sehingga calon wisatawan, baik itu lokal maupun mancanegara, bisa aman dan nyaman," jelas Hendra.

Baca juga: Pesona Bahari Sangkarrang, Dari Kodingareng Keke hingga Lanjukang

Pemkot juga telah berkoordinasi dengan pelaku industri pariwisata, termasuk ASITA guna memastikan pengembangan berjalan maksimal.

Hendra menargetkan pembangunan fasilitas dasar dapat rampung tahun ini, dengan fokus utama pada pembangunan dermaga wisata.

"Dermaga ini kita rancang agar kapal Pinisi bisa bersandar. Jadi desainnya agak panjang, rencana sekitar 80 meter menjorok ke pantai," katanya.

Alokasi anggaran terbesar fokus pada pembangunan dermaga, sementara pembangunan lainnya dibuat seminimal mungkin untuk menjaga kelestarian lingkungan pulau.

Juga Butuh Pemecah Ombak

Rencana pengembangan Pulau Lanjukang sebagai destinasi wisata bahari mendapat perhatian dari DPRD Makassar. 

Pemerintah kota diminta tidak hanya fokus pada sektor pariwisata, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat kepulauan terpenuhi.

Anggota DPRD Makassar Dapil Makassar II, Rachmat Taqwa Qurais mengatakan rencana tersebut merupakan langkah positif. 

Namun, ia mengingatkan pembangunan tidak mengesampingkan warga yang telah lama bermukim di wilayah kepulauan.

"Tentunya ini rangkaian yang sangat baik, tapi kebutuhan masyarakat harus tetap menjadi prioritas," kata Rachmat, Sabtu (4/4/2026).

Rachmat telah memanggil pihak kecamatan Kepulauan Sangkarrang beserta sejumlah lurah. Dari pertemuan terungkap sejumlah kebutuhan mendesak warga. 

"Mereka sangat membutuhkan pemecah ombak, termasuk pembangunan dan perbaikan dermaga," ungkap politisi PPP itu.

Sebelum mengundang wisatawan, pemerintah harus memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat lokal terlebih dahulu.(*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Renaldi Cahyadi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.