Obat Nyamuk Picu Kebakaran di Mojokerto, Markonah Tak Sempat Selamat, Api Membakar Hidupnya
Adrianus Adhi April 05, 2026 10:32 PM

SURYA.co.id, Mojokerto - Satu korban meninggal dunia dan tiga mengalami luka-luka dalam peristiwa kebakaran rumah di Dusun Sidokalang, RT17/RW05, Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, (Jatim).

Identitas korban tewas adalah perempuan paruh baya bernama Markonah (53). Korban memiliki riwayat sakit stroke tak sempat menyelamatkan diri dari kobaran api yang membakar rumahnya

Penyebab kebakaran diduga akibat obat nyamuk yang ditaruh di atas kertas, pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Warga baru mengetahui rumah korban terbakar sekitar pukul 19.30 WIB.

"Rumah sudah terbakar, api sudah membesar," ujar Riska Kepala Dusun Sidokalang, Minggu (5/4/2026).

Riska mengatakan, warga berupaya memadamkan api secara manual menggunakan air dan ember seadanya. Rumah berbahan gedek atau anyaman bambu itu mengakibatkan api begitu cepat membakar seluruh bangunan.

Nahas, korban sakit stroke terjebak di kamar hingga ditemukan dalam kondisi terbakar. "Warga pakai ember memadamkan api, akhirnya tidak tertolong dan korban terbakar di dalam rumah," jelasnya.

Seluruh perabotan rumah termasuk  dua sepeda motor, Honda Beat dan Revo hangus terbakar. Korban menempati rumah itu bersama ibunya, Sriatun (75) dan anaknya F (14).

"Penyebabnya diduga dari obat nyamuk bakar ditaruh di atas kertas lalu terbakar, karena rumahnya kan masih dari gedek sehingga mudah terbakar," kata Riska.

Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim menjelaskan dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian usai menerima laporan kebakaran rumah di Desa Penompo sekira pukul 19.30 WIB.

"Dampak kebakaran 3 orang mengalami luka ringan dan 1 orang meninggal dunia atas nama Ibu Markonah 53 tahun. Korban mempunyai riwayat sakit stroke," ucap Khakim.

Petugas Damkar berjibaku memadamkan api yang menghanguskan seluruh bangunan rumah. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.50 WIB.

Setelah dilakukan pembasahan, Polisi melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) di lokasi kebakaran. Korban ditemukan di bawah puing-puing terbakar dalam kondisi mengenaskan.

"Jenazah dievakuasi menuju RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo," pungkas Khakim.

Kapolsek Jetis, AKP Eddi Purwo Santoso menambahkan pihaknya masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran yang merenggut 1 korban jiwa.

"Kalau dugaan belum dapat menyimpulkan, karena ranah tim identifikasi (INAFIS) Polres," tukasnya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.