SURYA.co.id, Pamekasan - Madura United kembali gagal meraih kemenangan setelah ditumbangkan Borneo FC 1-3 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (5/4/2026). Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk mereka, 11 laga tanpa kemenangan.
Pertandingan pekan ke-26 Super League 2025/2026 dimulai dengan tempo tinggi. Borneo FC langsung menekan sejak peluit awal wasit Irfan Wahyu.
Hanya butuh dua menit, Koldo Obieta mencetak gol pembuka memanfaatkan umpan mendatar Peralta. Skor 0-1 membuat Madura United tertekan sejak awal.
Madura mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, peluang demi peluang gagal berbuah gol.
Borneo bahkan nyaris menambah keunggulan lewat sundulan Jose Santos menit 14 dan tendangan Juan Villa menit 21. Madura membalas melalui sepakan Lulinha, tetapi Nadeo Argawinata tampil sigap di bawah mistar.
Pertandingan berjalan terbuka. Kedua tim silih berganti menekan, menciptakan atmosfer penuh ketegangan.
Madura United sempat mendapat peluang emas lewat Jordy Wehrmann menit 34 dan 35, namun dua tendangan kerasnya kembali digagalkan Nadeo.
Gol penyeimbang akhirnya hadir menit 42. Bermaksud menghalau sepak pojok Ahmad Nufiandani, tendangan Nduwarugira justru mengarah ke gawang sendiri.
Gol bunuh diri itu membuat skor berubah 1-1, menutup babak pertama dengan drama yang tak kalah menegangkan.
Memasuki babak kedua, tensi permainan meningkat. Kedua tim tampil agresif, saling menekan, namun peluang baru tercipta setelah menit 55.
Madura yang sibuk menyerang justru kembali kebobolan menit 60. Obieta mencetak gol keduanya lewat sundulan tajam hasil umpan Juan Villa, mengubah skor menjadi 1-2.
Tertinggal, Madura United mencoba bangkit. Lulinha kembali menebar ancaman, tetapi tendangannya menit 68 berhasil ditepis Nadeo.
Masuknya sejumlah pemain baru membuat Madura semakin dominan. Pedro dan Iran mendapat peluang emas menit 70 dan 72, namun tetap gagal menembus gawang Borneo.
Madura terus menekan, bahkan Lulinha hampir menyamakan kedudukan menit 83, sayang bola hanya membentur mistar. Tekanan berlanjut hingga tambahan waktu enam menit.
Namun, alih-alih menyamakan skor, Madura justru kembali kebobolan. Peralta mencetak gol penutup menit 90+5 lewat tendangan keras mendatar. Skor akhir 1-3 memastikan kemenangan Borneo FC.
Kekalahan ini semakin menegaskan krisis Madura United. Dalam 11 laga terakhir, mereka belum pernah meraih kemenangan dan masih terjebak di zona degradasi. Catatan buruk ini menjadi alarm keras bagi tim yang tengah berjuang keluar dari jurang klasemen.