Renungan Paskah Yohanes 20:1-10, Melihat dan Percaya
Alpen Martinus April 05, 2026 10:47 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID- Peristiwa kematian hingga bangkitnya Tuhan Yesus menjadi sejarah bagi umat manudia.

Selalu diperingati hingga saat ini.

Termasuk momen ketidakpercayaan Thomas sebelum membuktikan Yesus benar sudah bangkit.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Roma 6:4, Hidup Baru dalam Kebangkitan Kristus

Berikut renungan harian Kristen berjudul melihat dan percaya.

Bacaan Alkitab dalam Yohanes 20:1-10.

Fokus narasi ini adalah pengalaman Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus (3-8). Maria Magdalena menyaksikan bahwa batu penutup kubur telah bergeser.

Ia menyimpulkan "Tuhan telah diambil orang dari kuburnya." Namun, pengalaman kedua murid itu menunjukkan hal lain.

Keduanya segera berlari ke kubur. Di dalam kuburan, mereka tak menemukan tubuh Yesus.

Yang ada-dua kali dicatat-kain kafan terletak di situ dan kain peluh yang semula ada di kepala Yesus terlipat rapi dan terletak di tempat tersendiri (5-7). 

Fakta ini menunjukkan bahwa Yesus tidak diambil orang melainkan bangkit dengan kuasa ajaib.

Ketika murid yang lain itu masuk, "ia melihatnya dan percaya" (8).

Dalam Kitab Injil Yohanes, ada hubungan antara "melihat" dan "percaya", antara lain dikatakan, Yohanes Pembaptis melihat Roh turun dan tinggal di atas Yesus serta bersaksi, "Ia inilah Anak Allah" (1:29-34).

Natanael melihat Yesus lalu mengucapkan, "Rabi, Engkau Anak Allah!" (1:45-51). Setelah melihat Yesus, orang-orang Samaria berkata, "Kami tahu bahwa Dia benar-benar Juruselamat dunia" (4:28-30, 39-42). 

Di satu sisi, Yesus menegur orang banyak karena "Sungguhpun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya" (6:36), di sisi lain, Ia menyembuhkan orang buta yang melihat dan menyembah-Nya, "Aku percaya, Tuhan!" (9:35-39).

Tokoh-tokoh di atas melihat Yesus secara fisik, baru kemudian percaya.

Berbeda dari mereka, murid yang lain itu melihat kubur kosong, lalu percaya. 

Ia percaya bukan karena ia melihat Yesus hidup, tetapi karena ia tahu Yesus sudah mengatakan bahwa Ia akan bangkit. 

Kubur kosong meneguhkan perkataan Yesus! Ini paradigma iman yang mendasar: percaya tanpa harus melihat secara fisik. 

Percaya tidak bergantung pada pengalaman indra, melainkan pada kesaksian dan kebenaran yang dapat dipercaya.

Semua orang yang melihat dengan iman dan percaya bahwa Yesus Kristus benar-benar hidup, disalibkan, mati, dikuburkan, lalu bangkit akan memperoleh hidup yang kekal. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.