Sungai Hangat dan Gemuruh Meluap, Puluhan Hektare Sawah di Paiker Terendam Banjir, Bendungan Rusak
tarso romli April 05, 2026 11:27 PM

 

 


SRIPOKU.COM, EMPAT LAWANG  – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang, memicu luapan dua sungai besar pada Minggu (5/4/2026). Akibatnya, puluhan hektare sawah terendam, sebuah bendungan dilaporkan rusak, dan pemukiman warga tergenang air setinggi lutut orang dewasa.

Hujan mulai membasahi kawasan yang berbatasan langsung dengan perbukitan ini sejak pukul 13.30 WIB.

Hingga Minggu malam, intensitas hujan dilaporkan masih cukup tinggi, sehingga menyebabkan Sungai Hangat dan Sungai Gemuruh meluap ke area persawahan serta pemukiman.

Tiga Desa Terdampak Serius 

Camat Paiker, Susanto, mengonfirmasi bahwa terdapat beberapa titik di tiga desa yang mengalami dampak paling parah:

Desa Air Mayan: Di Dusun Sido Mulyo, air masuk ke rumah warga dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa. Kondisi ini dinilai cukup mengkhawatirkan bagi keselamatan warga.

Desa Nanjungan: Di Dusun 3, banjir menyapu puluhan hektare area persawahan. Ironisnya, tanaman padi di wilayah tersebut baru berumur satu minggu, sehingga potensi gagal tanam sangat besar.

Desa Pagar Jati: Luapan air menyebabkan kerusakan pada infrastruktur bendungan Sungai Hangat, yang menjadi tumpuan irigasi bagi petani setempat.

"Kondisi saat ini masih diguyur hujan sejak siang tadi. Meluapnya Sungai Hangat dan Sungai Gemuruh ini melintasi beberapa desa dan merendam fasilitas umum serta lahan pertanian," ujar Susanto saat dihubungi wartawan, Minggu malam.

Kerugian Pertanian dan Antisipasi

Kerusakan bendungan dan terendamnya puluhan hektare sawah menjadi pukulan berat bagi sektor pertanian di wilayah Paiker.

Selain kerugian material pada bangunan rumah, para petani terancam kehilangan modal akibat bibit padi yang habis disapu banjir.

Pemerintah kecamatan mengimbau warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem masih melanda wilayah Empat Lawang.

Baca juga: Prabumulih Masuk Peringkat 4 Kasus Campak di Sumsel, Dinkes Gencarkan Imunisasi Balita

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.