TRIBUNJOGJA.COM - Kemenangan Inter Milan di San Siro, Senin (6/4/2026) dini hari WIB menjadi momen emosional bagi dua pemain Italia.
Tadi malam adalah pertandingan yang penuh emosi bagi pemain timnas Italia, Alessandro Bastoni dan Nicolò Barella.
Keduanya, tampak tersentuh oleh dukungan yang ditunjukkan oleh para suporter Inter Milan setelah pertandingan play-off Piala Dunia.
Ini adalah pertandingan pertama bagi para pemain sejak kekalahan traumatis melalui adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina.
Dengan kekalahan tersebut, tim nasional Italia tersingkir dari edisi Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Sebagai pengingat, Bastoni diusir dari lapangan pada pertandingan terakhir Azurri di Zenica.
Itu adalah satu faktor terbesar yang menyebabkan tersingkirnya mereka, dan memicu badai kritik dari media dan publik.
Padahal, ia sebelumnya sudah menghadapi kecaman untuk dicoret dari timnas Italia.
Pasalnya, ia mengaku melakukan trik yang menyebabkan Pierre Kalulu diusir dari lapangan secara tidak adil untuk Juventus bulan lalu.
Sehingga, kartu merah Bastoni hingga diusir wasit dalam pertandingan sepenting itu menambah tekanan yang sangat besar.
Bahkan, Bastoni disebut ingin meninggalkan negara itu dan menerima tawaran pindah ke Barcelona untuk menghindari ketegangan ini.
Untuk itu, sungguh mengharukan melihatnya menerima tepuk tangan meriah dari para penonton San Siro saat ia diganti dalam kemenangan 5-2 atas Roma.
Selai itu, ada juga momen spesial bagi rekan setimnya di timnas Italia, Barella, yang behrasil mencetak gol di kandang.
Setelahnya, sang gelandang tampak menahan air mata saat memberi hormat kepada para pendukung Inter Milan di San Siro.
Barella kemudian bergegas ke pinggir lapangan untuk memeluk erat pelatih Inter Milan Cristian Chivu dan rekannya, Bastoni.
Dengan kemangan itu, Inter Milan masih kuat di klasemen sementara Liga Italia Serie A dengan 72 poin, selisih sembilang poin dari AC Milan yang ada di posisi kedua.



















