Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh memastikan lingkungan mereka tetap bersih dari narkoba.
Hal itu dibuktikan melalui tes urine terhadap petugas dan warga binaan yang digelar bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banda Aceh, Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 sekaligus langkah tegas dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di dalam rutan.
Tes urine dilakukan secara acak dan transparan dengan melibatkan sejumlah petugas serta perwakilan warga binaan. Prosesnya diawasi langsung oleh tim BNN guna memastikan hasil yang akurat dan akuntabel.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan (Kasubsi Peltah) Rutan Banda Aceh menyebutkan, tes urine ini menjadi langkah preventif yang rutin dilakukan sebagai bentuk deteksi dini.
“Ini bagian dari komitmen kami menjaga integritas serta memastikan seluruh petugas dan warga binaan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Baca juga: Polres Aceh Timur Mendadak Tes Urine Personel, Ternyata Ini Hasilnya
Sementara itu, Kepala Rutan Banda Aceh, Baharuddin, menegaskan pihaknya tidak memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba di dalam rutan.
“Kami tidak mentolerir segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Sinergi dengan BNN menjadi bukti keseriusan kami mendukung program nasional pemberantasan narkoba,” tegasnya.
Hasilnya, seluruh sampel yang diperiksa dinyatakan negatif. Tidak ditemukan indikasi penggunaan narkotika, baik dari petugas maupun warga binaan.
Capaian ini menjadi indikator bahwa pengawasan dan pembinaan di Rutan Banda Aceh berjalan efektif.
BNN Kota Banda Aceh juga memberikan dukungan penuh, mulai dari pengambilan sampel hingga pemeriksaan hasil.
Ke depan, kolaborasi ini diharapkan terus diperkuat guna menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan bebas narkoba.
“Langkah ini sekaligus menjadi upaya Rutan Banda Aceh menjaga kepercayaan publik melalui tindakan nyata dalam mencegah potensi gangguan keamanan, khususnya yang berkaitan dengan narkotika,” pungkasnya.