SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Kenaikan harga plastik mulai dirasakan pedagang di Palembang, salah satunya di Pasar KM 5.
Hampir seluruh jenis plastik mengalami lonjakan harga signifikan, bahkan ada yang naik hingga dua kali lipat dibanding harga sebelumnya.
Hendri, salah seorang pedagang plastik di Pasar KM 5, mengungkapkan sekitar 80 persen produk plastik mengalami kenaikan.
Contohnya, plastik kemasan 1 kilogram yang sebelumnya dijual Rp 30 ribu per bal kini melonjak menjadi Rp 58 ribu.
“Rata-rata memang naik dua kali lipat. Plastik bening dari Rp 5.000 per bungkus sekarang Rp 11 ribu, sementara plastik hitam dari Rp 4.000 naik jadi Rp 8.000,” kata Hendri, Senin (6/4/2026).
Tak hanya soal harga, Hendri juga mengeluhkan ketersediaan barang yang semakin terbatas. Stok plastik saat ini sulit didapatkan di pasaran.
“Barangnya sudah susah didapatkan, bersyukur kalau masih ada. Kita juga belum tahu sampai kapan kondisi seperti ini akan berlangsung,” ujarnya.
Kenaikan harga plastik ini tidak hanya berdampak pada pedagang plastik, tetapi juga dirasakan pelaku usaha lain yang menggunakan plastik sebagai bahan pendukung usaha, seperti UMKM kuliner.
“Para pedagang ikut pusing karena kenaikan tersebut akan memengaruhi harga produk yang mereka jual,” ungkap Hendri.
Hal senada disampaikan pedagang lain, Ucok. Ia menegaskan hampir semua jenis plastik mengalami kenaikan, mulai dari kantong plastik, plastik kemasan kilogram, hingga plastik untuk makanan.
“Sekarang semuanya naik,” katanya singkat.
Meski harga meningkat, para pelanggan tetap melakukan pembelian, hanya saja mereka kini cenderung membeli dalam jumlah terbatas menyesuaikan dengan kenaikan harga.