Dua Pelajar Tewas Usai Motor Mereka Tabrak Pikap di Pantura Situbondo
Haorrahman April 06, 2026 01:53 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Situbondo - Kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di jalur Pantura Situbondo. Dua pelajar meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi bertabrakan dengan mobil pikap di Jalan Raya Desa Bungatan, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, yang melaju dari arah berlawanan, Minggu malam (5/4/2026).

Korban diketahui berinisial MR (16), pelajar asal Desa Ketowan, Kecamatan Arjasa, dan AA (15), warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan.

MR yang mengendarai sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian. Ia mengalami luka serius berupa pendarahan di hidung dan telinga, luka robek di bagian kepala sebelah kanan, serta luka tertutup pada paha kanan.

Baca juga: Sapi Milik Kiai di Situbondo Dijagal di Kandang, Pelaku Diduga Dua Orang

Sementara itu, AA yang dibonceng mengalami luka robek pada daun telinga kanan, pendarahan di mulut, patah tulang tertutup pada kaki kiri, serta luka lecet di bagian pinggul dan dahi.

AA sempat dibWa menuju RSU Abdoer Rachem Situbondo, namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan akibat luka yang cukup parah.

“Iya korban meninggal dunia ada dua korban,” ujar Kanit Laka Polres Situbondo, Ipda Hariyanto, Senin (6/4/2026).

Baca juga: Satu Keluarga Kecelakaan di Pantura Situbondo, Ayah dan Anak Tewas, Istri Kritis

Berusaha Mendahului

Polisi menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor bernomor polisi P-2334-FC yang dikendarai MR melaju dari arah barat menuju timur.

Saat berada di lokasi kejadian, pengendara motor diduga mencoba menyalip kendaraan yang berada di depannya.

Namun pada waktu yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil pikap bernomor polisi N-8621-BM yang dikemudikan J (38), warga Desa Wonomulyo, Kecamatan Pancokusumo, Kabupaten Malang.

Baca juga: Ajak Tanam Pohon Serentak, Bupati Situbondo Minta Hadiah Ulang Tahun Diganti Bibit

Karena jarak antar kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

“Jaraknya terlalu dekat, pengendara motor dan mobil pikap sama-sama tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya,” kata Ipda Hariyanto.

Baca juga: Hari Kedua, Area Pencarian Penumpang Kapal yang Jatuh di Perairan Jangkar Situbondo Diperluas

Petugas dari Unit Laka Lantas Polres Situbondo telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor saat mendahului kendaraan di depannya.

“Untuk penyebab sementara, pengendara motor kurang berhati-hati saat mendahului kendaraan. Tapi untuk pastinya kita tunggu hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi,” tambahnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.