JALUR IBTK 2026 di Daya–Pempatan Rusak Berat, Umat Menuju Besakih Diminta Waspada
Anak Agung Seri Kusniarti April 06, 2026 05:03 PM

TRIBUN-BALI.COM - Umat Hindu yang hendak melakukan persembahyangan ke Pura Besakih, dalam rangka IBTK 2026, diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur Daya, Desa Ban–Desa Pempatan.

Imbauan tersebut disampaikan Kapolsek Kubu, I Nyoman Sukarma, menyusul kondisi jalan yang mengalami kerusakan cukup parah di sejumlah titik.

Jalur tersebut selama ini menjadi akses utama warga dari Kecamatan Kubu menuju Besakih, khususnya saat momentum persembahyangan IBTK. Namun, saat ini akses tersebut rusak berat dan sangat membahayakan pengendara.

“Sepanjang jalur Daya banyak terdapat jalan berlubang. Selain itu, bahu jalan di sisi kiri dan kanan juga banyak tergerus akibat hujan,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Baca juga: TRAGIS, Hendak Ikuti Turnamen, Pesepakbola Remaja Klub India Tewas Tenggelam di Kolam Renang Hotel!

Baca juga: CEMBURU Buta Berujung Tragedi Berdarah di Bengkel Jalan Pantai Kuta, Obeng Nancap hingga Tewas!

Ia menambahkan, karakteristik jalan yang didominasi tanjakan dan tikungan tajam turut meningkatkan risiko kecelakaan, terlebih saat volume kendaraan meningkat menjelang dan selama pelaksanaan IBTK.

“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintas, terutama saat menuju Besakih untuk bersembahyang. Perhatikan kondisi jalan yang berlubang, tanjakan, dan tikungan, karena jalur ini juga rawan kecelakaan,” ungkapnya. 

Untuk diketahui, aparat kepolisian telah melakukan pengaturan lalu lintas, selama pelaksanaan Upacara Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih mulai 2 April 2026 sampai 23 April 2026.

Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP I Gusti Agung Putu Mahaputra mengatakan, beberapa skema telah disiapkan untuk antisipasi kemacetan di jalur utama menuju ke Pura Besakih.

Misalnya pengaturan kendaraan di areal parkir Pura Besakih, yang membedakan parkir kendaraan berukuran besar dan kecil. 

Misal untuk kendaraan besar seperti bus, diarahkan menuju parkiran Kedungdung. Sedangkan untuk kendaraan kecil, akan diarahkan menuju parkiran manik mas.

Sementara selama berlangsunya upacara, kendaraan pengangkut galian C dilarang melalui jalur Desa Muncan, Rendang, Bukit Jambul menuju Kabupaten Klungkung dan sebaliknya. 

Serta dilarang melalui jalur Desa Pempatan, Rendang, Bukit Jambul menuju Kabupaten Klungkung dan sebaliknya.

"Kendaraan pengakut Galian C dialihkan melintas ke jalur Sidemen-Klungkung," ungkap AKP I Gusti Agung Putu Mahaputra, Jumat (3/4/2026).

Ia mengatakan, di Polres Karangasem mengerahkan 194 personel gabungan untuk pengamanan IBTK 2026. 

Personel dibagi 3 regu untuk berjaga 24 jam, menjamin kelancaran umat saat hendak bersembahyang di Pura Besakih.

"194 personel itu tidak hanya di lantas. Masing-masing punya tanggung jawab, ada tim urai kemacetan, termasuk pergelaran personel di simpang-simpang jalan menuju Pura Besakih," jelas dia. (mit)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.