TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyerahkan puluhan unit truk kepada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Senin (6/4/2026).
Truk ini nantinya sebagai bagian untuk memperkuat ekonomi desa dan mempercepat pengembangan koperasi berbasis potensi lokal.
Penyerahan tahap awal ini mencakup 36 unit truk roda enam yang akan didistribusikan ke sejumlah gerai KDMP yang telah selesai dibangun di berbagai wilayah Kabupaten Kediri.
Bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan yang diberikan dalam program tersebut.
Ia menyebut bantuan kendaraan operasional ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat desa.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Bapak Presiden, karena pada tahap pertama ini sudah disalurkan 36 unit truk untuk KDMP," kata Mas Dhito usai penyerahan simbolis di area Simpang Lima Gumul (SLG).
Mas Dhito menjelaskan, ke depan jumlah bantuan akan terus bertambah menyesuaikan dengan jumlah KDMP yang ada di Kabupaten Kediri.
Total kebutuhan kendaraan diperkirakan mencapai ratusan unit.
"Nantinya akan disusul sesuai jumlah KDMP yang ada, berarti sekitar 344 truk yang akan disalurkan beserta pickap," ungkapnya.
Baca juga: Berhenti Karena Covid, Lomba Seduh Kopi Manual Kembali Digelar di Kota Blitar
Mas Dhito menegaskan bahwa kendaraan yang telah diberikan harus dimanfaatkan secara optimal dan tidak disalahgunakan.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari kecepatan pembangunan, tetapi juga dari keberlanjutan pengelolaannya.
"Ini bukan soal siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling bisa bertahan lama dalam mengelola koperasi," tegasnya.
Menurutnya, setiap desa harus mampu menggali dan mengelola potensi unggulan masing-masing.
Dengan begitu, KDMP dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.
"Setiap desa harus bisa memilah potensi. Misalnya ada desa yang unggul di jagung dan padi, ada juga yang di cabai atau nanas," jelas Mas Dhito.
Selain itu, Bupati juga mendorong agar produk-produk unggulan desa tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, melainkan mulai dikembangkan melalui diversifikasi produk guna meningkatkan nilai tambah.
"Kalau ada potensi nanas misalnya, jangan hanya dijual mentah. Harus mulai dipikirkan diversifikasi produknya," bebernya.
Program KDMP juga diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM naik kelas serta menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Kediri.
Sementara itu, Komandan Kodim 0809 Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menjelaskan bahwa pembangunan KDMP di wilayahnya terus berjalan dan menunjukkan progres signifikan.
"Saat ini sudah ada 96 titik yang selesai 100 persen dari total 344 titik di Kabupaten Kediri," jelasnya.
Dhavid menambahkan, setiap KDMP nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari kendaraan operasional hingga sarana pendukung kegiatan usaha.
"Setiap titik akan mendapatkan satu truk Fuso roda enam, satu unit pikap, dua unit kendaraan roda tiga, serta fasilitas gerai seperti etalase, kasir, dan perangkat IT," jelasnya.
Baca juga: Madura United Minta Maaf ke Borneo FC Usai Insiden Pelemparan Bus Pemain
Dhavid menyebut, fasilitas tersebut akan dipenuhi secara bertahap, termasuk penambahan ruang kesehatan dan pendingin ruangan untuk mendukung operasional gerai.
"Pada tahap pertama ini kita dapat 36 unit truk roda enam untuk diserahkan kepada gerai yang sudah selesai," katanya.
Dhavid juga mengimbau agar kendaraan yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan sementara untuk kegiatan produktif di desa sambil menunggu petunjuk operasional resmi.
"Selama belum ada petunjuk operasional, silakan dimanfaatkan untuk kegiatan yang bermanfaat, terutama untuk mobilitas di desa," imbuhnya.
Salah satu penerima manfaat, Kepala Desa Gadungan Kecamatan Puncu, Dari Purwanto mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia berharap kendaraan tersebut dapat menunjang pengembangan usaha di desanya.
Menurutnya, keberadaan KDMP di Desa Gadungan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan masyarakat setempat.
"Terima kasih atas bantuan truk ini. Kami berharap bisa dimanfaatkan untuk mendukung usaha masyarakat, khususnya di sentra genteng dan batu bata di desa kami," ucapnya.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)
Editor : Sri Wahyunik