Kronologi Kebakaran Rumah Warga di Wonotunggal Batang, Bermula Anak Bermain Korek Api
rival al manaf April 06, 2026 05:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Telah terjadi kebakaran rumah di Desa Siwatu, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terjadi sekiranya, pukul 10.45 WIB, Senin (6/4/2026). 

Kebakaran diduga dipicu ulah seorang anak yang bermain korek api di dalam rumah.

Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Batang, Ipda Sri Widadi, menyampaikan bahwa peristiwa terjadi di rumah milik Suradi (60), warga Dukuh Siwungu RT 03 RW 01, Desa Siwatu. 

Saat kejadian, pemilik rumah tidak berada di lokasi.

Baca juga: "Tak Bisa Seperti Pemadam Kebakaran" Gubernur Jateng Beri Arahan Penanganan Banjir Demak

Baca juga: Korban Kebakaran Rita Pasaraya Cilacap Ngaku Diabaikan, Cahyanto Rugi Besar dan Siap Gugat

Kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi, Tatik Rahayu (35), yang melihat kepulan asap dari dalam rumah korban. 

Saat dicek, ruang tamu sudah dalam kondisi terbakar.

“Karena panik dan pintu depan dalam keadaan terkunci, saksi kemudian berlari ke belakang rumah untuk memberi tahu warga lain serta menghubungi pemilik rumah,” kata Ipda Sri Widadi kepada Tribunjateng. 

Warga setempat bersama saksi lain, Turati (54), kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menghubungi perangkat desa dan petugas pemadam kebakaran.

Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Batang tiba di lokasi dan berhasil menjinakkan api sekitar pukul 11.34 WIB.

Dari hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga bermula dari anak korban berinisial Shidiq Fransoch Nur Alif (5), yang bermain korek api gas dan membakar sebagian kursi sofa di ruang tamu. 

Api dengan cepat membesar karena material sofa yang mudah terbakar, lalu merambat ke bagian lain rumah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 

Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp25 juta.

Adapun kerusakan meliputi satu set kursi sofa yang hangus terbakar serta sebagian atap rumah di ruang tamu dan ruang belakang.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan anak-anak tidak bermain dengan benda berbahaya seperti korek api atau sumber api lainnya tanpa pengawasan. (Ito) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.